Tampilkan postingan dengan label soal bocoran un. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label soal bocoran un. Tampilkan semua postingan

Kamis, April 30, 2015

UN jujur vs soal bocor

Pelaksanaan un setiap tahunnya ternyata selalu memunculkan perdebatan antara un jujur versus kebocoran soal un. Hal ini selalu menjadi dilema bagi siswa.
Oleh karena itu perlu kiranya ditegaskan untuk memperhatikan dua aturan sebagai berikut :
1. Soal UN tidak mungkin bocor.
2. Jika soal UN bocor maka kembali keaturan 1.
Oleh karena itu kepada semua siswa diharapkan tidak mempercayai segala jenis bocoran soal UN ataupun bocoran jawaban yang beredar. Siswa harus tetap tenang dan belajar serta mengerjakan soal UN yang asli dengan sungguh-sungguh.

Selasa, Mei 13, 2014

Wagub Bali Sudikerta: Kecil Kemungkinan Terjadinya Kebocoran UN SMP

Merunut informasi tentang kebocoran soal UN di Bali yang beredar di media massa, akhirnya ditanggapi Wakil Gubernur (Wagub) Bali, I Ketut Sudikerta, seperti diberitakan Tribun Bali:
 Sudikerta : Bocoran UN

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menilai, kecil kemungkinan terjadi kebocoran soal dan kunci jawaban pada Ujian Nasional (UN) di tingkat SMP yang baru saja berakhir.
Namun demikian, jika ada pihak yang bisa menunjukkan bukti atas dugaan kebocoran tersebut, aparat keamanan diminta untuk segera menindaklanjuti. Penegasan tersebut  disampaikannya pada jumpa pers dengan media cetak dan elektronik di ruang pertemuan Wakil Gubernur Bali, Jumat (9/5/2014).
Sudikerta juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk mewujudkan UN yang berkualitas. Sehingga sangat kecil kemungkinan soal UN bisa bocor. Mengingat proses melibatkan tim teknis dan pengawas eksternal. “Jadi, kecil sekali kemungkinannya untuk bocor,”jelasnya.
Meski demikian, Pemprov Bali tetap menindaklanjuti informasi tersebut dengan menurunkan tim teknis. “Setiap informasi yang berkaitan dengan UN pasti kita tindaklanjuti,”tambahnya.
Lebih lanjut, Wagub pun minta aparat keamanan mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan jika ada bukti riil dan kuat.(*)