Tampilkan postingan dengan label jerman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jerman. Tampilkan semua postingan

Selasa, Juli 15, 2014

FINAL PIALA DUNIA: Tekuk Argentina 1-0, Jerman Juara Dunia 2014

 Skuat Der Panzer mengangkat tropi juara Piala Dunia 2014 setelah mengalahkan Argentina 1-0 dalam final Senin dinihari/fifacom/created YUS
Skuat Der Panzer mengangkat tropi juara Piala Dunia 2014 setelah mengalahkan Argentina 1-0 dalam final Senin dinihari/fifacom

Bisnis.com, JAKARTA - Skuat Der Panzer saat ini dalam titik puncak semangat setelah pesta gol dalam laga semi final 7-1 atas tuan rumah Brasil Rabu dinihari (9/7/2014). Mueller dkk kini sedang bersiap untuk mengangkat tropi juara Piala Dunia 2014.
Menurut sejumlah pengamat sepakbola dunia sebagaimana dilansir laman dw.de, Jerman kini menjadi tim favorit juara dan Mueller dkk pun sudah siap mental merebut gelar juara dunia, siapapun lawannya di final, Argentina atau Belanda.
Saat ini sedang berlangsung laga semi final tim Orange melawan tim Tango. Kedudukan Argentina vs Belanda hingga usainya babak kedua, imbang 0-0. Laga dilanjutkan ke babak pertambahan waktu 2x15 menit.
Sampai dengan usainya 15 menit waktu tambahan pertama dan kedua, skor bertahan 0-0. Laga harus diakhiri dengan babak penalti. Skor akhir, Argentina vs Belanda, 4-2
 Pemenang laga ini menghadapi Jerman di final pada 14 Juli pukul 02.00 WIB. 
Pelatih Jerman Joachim Low diperkirakan akan mempertahankan formasi dan strategi yang terbukti telah membawa hasil memuaskan dengan menggasak Brasil 7-1, gol terbanyak dalam sejarah laga semifinal Piala Dunia.
Dalam laga itu, Der Panzer agresif, sistematis dan kompak dalam melancarkan serangan ke jantung pertahanan Brasil. Di saat yang sama, Low juga menginstruksikan anak asuhnya untuk jangan sampai lengah menjaga daerah pertahanan.
Strategi itu efektif, saat Mueller dkk sudah unggul 5-0 di babak pertama, kapten Jerman Lahm diminta untuk mewanti-wanti rekannya agar area pertahanan tetap dijaga dengan disiplin tinggi. Dan faktanya, David Luiz dkk memang sulit sekali menembus radius berbahaya dari gawang Neuer.
Ketangguhan pertahanan Jerman makin kokoh bagai tembok berlin karena kecerdikan dan kecemerlangan Neuer.
Di laga final, Loew diperkirakan masih mengandalkan Manuel Neuer (kiper), Philipp Lahm , Bastian Schweinsteiger,  Mesut Ozil, Thomas Muller,  Andre Schurrle, Toni Kroos dan Mario Gotze.
Juara Dunia Dari Tahun ke Tahun
TahunTuan RumahJuaraRunner-up
1930UruguayUruguayArgentina
1934ItaliaItaliaCzechoslovakia
1938PrancisItaliaHungaria
1950BrasilUruguayBrasil
1954SwissJermanHungaria
1958SwediaBrasilSwedia
1962ChileBrasilCzechoslovakia
1966InggrisInggrisJerman
1970MeksikoBrasilItalia
1974JermanJermanBelanda
1978ArgentinaArgentinaBelanda
1982SpanyolItaliaJerman
1986MeksikoArgentinaJerman
1990ItaliaJermanArgentina
1994ASBrasilItalia
1998PrancisPrancisBrasil
2002Korsel&JepangBrasilJerman
2006JepangItaliaPrancis
2010AfselSpanyolBelanda
2014BrasilJermanArgentina

Tim Tango sendiri sudah siap berperang dan bertekad keluar sebagai pemenang. Setelah menanti cukup lama, 24 tahun, Tango kembali melangkah ke babak final.
Skuat La Albiceleste pun berjanji memberikan yang terbaik.  "Rakyat kami, Argentina, mereka telah membawa kami ke sini. Tapi mimpi itu belum berakhir. Besok kami ingin menang, dan kami telah siap!," kata Messi, kapten Argentina.
Laga ini sekaligus menjadi ajang persaingan head to head antara Messi dengan Thomas Mueller dalam perebutan tropi pemain terbaik Piala Dunia 2014.
Davide Sannazzaro, kolumnis bola dalam analisisnya di goal.com menulis bahwa sepanjang sejarah  penyelenggaraan piala dunia, belum ada satu pun negara Eropa yang berhasil keluar sebagai juara saat piala dunia digelar di Benua Amerika.

“Apakah di Amerika Selatan, Utara, Tengah,  negara Eropa selalu kalah”.

Dalam sejarah piala dunia dimana negara di Benua Amerika menjadi tuan rumah sebanyak 6 kali yakni 1930 (Uruguay), 1950 (Brasil), 1962 (Chile), 1970 (Meksiko), 1978 (Argentina),1986  (Meksiko), tropi juara diraih oleh negara non-Eropa.(lihat tabel)
Akankah Piala Dunia 2014 Brasil mengulang perjalanan sejarah tersebut, Argentina mampu mengalahkan Jerman?  Ataukah sebaliknya, Jerman membuat sejarah baru.

Senin, Juli 14, 2014

HASIL MOTOGP JERMAN: Marquez-Pedrosa Finish 1-2, Lorenzo-Rossi di Posisi 3-4




 Para pebalap memulai start dari pit lane (garasi), karena ganti ban saat lintasan basah
Para pebalap memulai start dari pit lane (garasi), karena ganti ban saat lintasan basah
Bisnis.com, JAKARTA – Marc Marquez (Repsol Honda) tampil menjadi juara MotoGP seri ke-9 di Sirkuit Sachsenring hari ini, Minggu (13/7/2014).
Rekan setimnya, Dani Pedrosa, berada di posisi ke-2, sedangkan duet Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo—Valentino Rossi secara berurutan finish di posisi 3 dan 4.
Marquez menyelesaikan 30 putaran dengan waktu 41:47,664 (41 menit 47,664 detik).
Marquez unggul 1,466 detik dari Pedrosa, 10,317 detik dari Lorenzo, dan 19,194 detik dari Rossi.
Para pebalap menyelesaikan 30 putaran di atas Sirkuit  Sachsenring yang memiliki panjang lintasan 3,671 kilometer atau menempuh jarak 110,1 kilometer.
Berikut risalah balapan lap demi lap berdasarkan data Live Timing motogp.com. Catatan waktu adalah untuk satu lap saat menyentuh garis finish setiap lap-nya.
Lap 1
Hujan mulai turun menjelang balapan pukul 14:00 waktu setempat atau pukul 19:00 WIB. Panitia balapan memutuskan bahwa kondisi lintasan dalam keadaan basah, kendati hujan mereda menjelang balapan.
Panitia  balapan  menyilakan tim untuk menyesuaikan strategi motor mereka. Namun, pebalap tuan rumah Stefan Bradl (LCR Honda) justru melakukan perjudian dengan menggunakan ban licin yang memang pas untuk kondisi lintasan kering.
Perjudian dengan ban licin juga dilakukan Karel Abraham (Cardion AB Motoracing Honda) dan Hiroshi Aoyama (Drive M7 Aspar Honda)
Dalam kondisi lintasan basah, motor akan melintir saat menikung tajam jika menggunakan roda dengan ban tipe licin tersebut.
Sebagian besar pebalap melakukan start dari pit lane karena mereka mengganti ban motor.
Formasi podium Stefan Bradl (LCR Honda)—Michael Laverty (Paul Bird Motorsport)—Danilo Petrucci (Octo IodaRacing ART).
Marc Marquez (Repsol Honda) di posisi 10 (berjarak 7,722 detik dari Bradl), sedangkan Valentino Rossi (Movistar Yamaha) berada di posisi 13.
Lap 2
Formasi podium Bradl—Petrucci—Laverty. Marques di posisi 7, Dani Pedrosa 10, Rossi 12, Jorge Lorenzo 15. Marquez tertinggal 5,690 dari Bradl
Lap 3
Marquez mulai beraksi dan langsung merangsek ke barisan depan. Formasi podium Bradl—Petrucci—Marquez. Pedrosa posisi 5, Rossi posisi 10, Lorenzo posisi 16.
Lap 4
Marquez mulai menekan, formasi podium Bradl—Marquez—Pedrosa. Rossi di posisi 8 tertinggal 5,522 dari Bradl, Lorenzo posisi 12.
Lap 5
Formasi podium Bradl—Marquez—Pedrosa. Rossi terus merapat dan di posisi 6 terpaut 5,993 detik dari Bradl, Lorenzo ke posisi 9 tertinggal 6,693 detik dari Bradl.
Lap 6
Marquez berhasil menyalip Bradl, sehingga formasi podium menjadi Marquez—Bradl—Pedrosa. Rossi di posisi 6 tertinggal 4,656 detik dari Marquez, Lorenzo di posisi 7 tertinggal 5,169 detik dari Marquez.
Lap 7
Pedrosa merapat, formasi podium Marquez—Pedrosa—Bradl. Rossi ke posisi 4 tertinggal 4,916 detik dari Marquez, Lorenzo posisi 6 terpaut 5,236 detik dari Marquez.
Lap 8
Formasi podium Marquez—Pedrosa—Bradl. Rossi di posisi 4 tertinggal 4,901 detik dari Marquez, Lorenzo posisi 5 terpaut 5,041 detik dari Marquez.
Lap 9
Formasi podium tetap Marquez—Pedrosa—Bradl, Marquez unggul 0,363 detik dari Pedrosa. Lorenzo ke posisi 4 menyalip Rossi yang bergesar di posisi 5. Lorenzo tertinggal 5,001 detik, Rossi 5,248 detik dari Marquez.
Lap 10
Lorenzo menyalip Bradl, sehingga formasi podium menjadi Marquez—Pedrosa—Lorenzo. Rossi tertahan di posisi 5. Lorenzo terpaut 5,733 detik, Rossi 6,644 detik dari Marquez.
Lap 11
Formasi podium Marquez—Pedrosa—Lorenzo, dan Rossi ke posisi 4 menyalip Bradl. Lorenzo tertinggal 5,961 detik, Rossi 7,458 detik dari Marquez.
Pedrosa—Lorenzo—Rossi  bertarung rebutan posisi 2.
Lap 12
Formasi podium masih Marquez—Pedrosa—Lorenzo dan Rossi di posisi 4. Lorenzo hanya berjarak  6,410 detik, Rossi 9,140 detik dari Marquez.
Lap 13
Formasi podium Marquez—Pedrosa—Lorenzo, Rossi posisi 4.
Lap 14
Formasi podium masih Marquez—Pedrosa—Lorenzo dan Rossi di posisi 4 terpaut 9,651 detik dari Marquez dan 3,048 detik dari Lorenzo di depannya.
Lap 15
Formasi podium Marquez—Pedrosa—Lorenzo dan Rossi di posisi 4. Marquez unggul 0,491 detik dari Pedrosa. Lorenzo berjarak 6,910 detik dari Marquez dan unggul 3,547 detik dari Rossi di belakangnya. Rossi mendapat tekanan dari Andre Iannone (Ducati) di posisi 5.
Lap 16
Formasi podium masih Marquez—Pedrosa—Lorenzo. Marquez unggul 0,437 detik dari Pedrosa. Lorenzo tertinggal 7,373 detik dan Rossi 11,056 detik dari Marquez.
Lap 17
Formasi podium Marquez—Pedrosa—Lorenzo dan Rossi posisi 4. Marquez unggul 0,455 detik dari Pedrosa. Lorenzo tertinggal 7,597 detik, Rossi 11,639 detik dari Marquez. Rossi  unggul 4,042 detik dari Iannone di posisi 5.
Lap 18
Formasi podium masih Marquez—Pedrosa—Lorenzo dan Rossi posisi 4. Marquez unggul 0,604 detik dari Pedrosa. Lorenzo tertinggal 8,021 detik, Rossi 12,117 detik dari Marquez. Rossi unggul 4,096 detik dari Iannone (Ducati) di posisi
Lap 19
Formasi podium Marquez—Pedrosa—Lorenzo dan Rossi di  posisi 4. Marquez unggul 0,683 detik dari Pedrosa, 8,356 dari Lorenzo, dan 12,591 dari Rossi. Rossi unggul 3,449 detik dari Iannone di posisi 5.
Lap 20
Formasi podium Marquez—Pedrosa—Lorenzo dan Rossi di posisi 4. Marquez unggul 1,036 detik dari Pedrosa, 8,658 detik dari Lorenzo, dan 13,399 detik dari Rossi. Di posisi 4, Rossi unggul 3,849 detik dari Iannone di posisi 5.
Lap 21
Formasi podium masih Marquez—Pedrosa—Lorenzo dan Rossi di posisi 4. Marquez unggul 1,596 detik dari Pedrosa, 9,168 detik dari Lorenzo, dan 14,228 detik dari Rossi. Di posisi 4, Rossi unggul 3,833 detik dari Iannone di posisis 5.
Lap 22
Formasi podium tak berubah Marqeuz—Pedrosa—Lorenzo dan Rossi di posisi 4. Marquez unggul 1,811 detik dari Pedrosa, 9,437 detik dari Lorenzo, dan 14,684 detik dari Rossi. Rossi aman  di posisi 4 dengan unggul 4,202 detik dari Iannone di posisi 5.
Lap 23
Formasi podium masih Marquez—Pedrosa—Lorenzo dan Rossi di posisi 4. Marquez unggul 2,100 detik dari Pedrosa, 9,524 detik dari Lorenzo, dan 15,0 detik dari Rossi. Di posisi 4, Rossi unggul 5,476 detik dari Iannone.
Lap 24
Formasi podium masih Marquez—Pedrosa—Lorenzo dan Rossi di posisi 4. Marquez makian melejit dengan unggul 1,810 detik dari Pedrosa, 9,470 detik dari Lorenzo, dan 15,195 detik dari Rossi. Di posisi 4, Rossi aman dengan unggul 4,683 detik dari Iannone di posisi 5.
Lap 25
Formasi podium masih Marquez—Pedrosa—Lorenzo dan Rossi di posisi 4. Marquez unggul 1,451 detik dari Pedrosa, 9,493 detik dari Lorenzo, dan 15,565 detik dari Rossi.  Di posisi 4, Rossi unggul 4,772 detik dari Iannone di posisi 5.
Lap 26
Formasi podium tetap Marquez—Pedrosa—Lorenzo dan Rossi di posisi 4. Marquez unggul 1,299 detik  dari Pedrosa, 9,516 detik dari Lorenzo, dan 15,965 detik dari Rossi. Di posisi 4, Rossi unggul 4,681 detik dari Iannone di posisi 5.
Lap 27
Formasi podium tidak berubah Marquez—Pedrosa—Lorenzo. Marquez unggul 1,603 detik dari Pedrosa dan  1 lap dari Lorenzo.
Lap 28
Formasi podium Marquez—Pedrosa—Lorenzo.
Lap 29
Formasi podium Marquez—Pedrosa—Lorenzo. Marquez unggul 1,434 detik dari Pedrosa, 10,243 detik dari Lorenzo, dan 18,329 detik dari Rossi di posisi 4.
Lap 30
Formasi podium Marquez—Pedrosa—Lorenzo dan Rossi di posisi 4. Marquez menyelesaikan 30 putaran dengan waktu 41:47,664 (41 menit 47,664 detik).
Marquez unggul 1,466 detik dari Pedrosa, 10,317 detik dari Lorenzo, dan 19,194 detik dari Rossi.
 Hasil Lengkap MotoGP Seri ke-9 di Sachsenring Jerman Minggu 13 Juli 2014
No.PoinPebalapTimMotor
Waktu
125Marc MARQUEZRepsol HondaHonda
41:47,664
220Dani PEDROSARepsol HondaHonda
+1,466
316Jorge LORENZOMovistar Yamaha MotoGPYamaha
+10,317
413Valentino ROSSIMovistar Yamaha MotoGPYamaha
+19,194
511Andrea IANNONEPramac RacingDucati
+23,509
610Aleix ESPARGARONGM Forward RacingForward Yamaha
+27,809
79Pol ESPARGAROMonster Yamaha Tech 3Yamaha
+33,253
88Andrea DOVIZIOSODucati TeamDucati
+33,868
97Alvaro BAUTISTAGO&FUN Honda GresiniHonda
+34,231
106Cal CRUTCHLOWDucati TeamDucati
+34,676
115Scott REDDINGGO&FUN Honda GresiniHonda
+37,744
124Hiroshi AOYAMADrive M7 AsparHonda
+45,018
133Karel ABRAHAMCardion AB MotoracingHonda
+45,177
142Nicky HAYDENDrive M7 AsparHonda
+46,676
151Danilo PETRUCCIOcto IodaRacing TeamART
+52,769
16Stefan BRADLLCR Honda MotoGPHonda
+53,889
17Yonny HERNANDEZEnergy T.I. Pramac RacingDucati
+54,476
18Hector BARBERAAvintia RacingAvintia
+56,215
19Bradley SMITHMonster Yamaha Tech 3Yamaha
+56,293
20Colin EDWARDSNGM Forward RacingForward Yamaha
+1:04,083
21Broc PARKESPaul Bird MotorsportPBM
+1:10,928
22Mike DI MEGLIOAvintia RacingAvintia
+1:19,975
GAGAL FINISH
--Michael LAVERTYPaul Bird MotorsportPBM
13 Lap
Sumber: motogp.com

Sabtu, Juli 05, 2014

Hasil Piala Dunia 2014: Tundukkan Prancis 1-0, Jerman Ke Semi Final

Hasil Piala Dunia 2014: Tundukkan Prancis 1-0, Jerman Ke Semi Final
iBerita; Hasil Piala Dunia 2014: Tundukkan Prancis 1-0, Jerman ke Semi Final. Jerman akhirnya memastikan diri ke semi final Piala Dunia 2014 setelah pada Jumat (04/6) tadi malam menaklukkan Prancis dengan kemenangan tipis 1-0.
Satu gol Mats Hummels di menit 13 menjadikan skor pertandingan Prancis vs Jerman, sekaligus mengantarkan Jerman untuk menjaga asanya terus melaju di fase final Piala Dunia 2014.
Berlga di Stadion Maracana, duel kedua tim besar Eropa ini berlangsung seru. Prancis memulai laga dengan bagus. Peluang pertama didapat oleh Karim Benzema di menit ketujuh. Sayangnya ia gagal meneruskan umpan Mathieu Valbuena saat tendangan first time darinya melebar dari gawang Neuer.
Di menit 13 Jerman mengejutkan Prancis lewat gol Hummels. Gol ini berawal dari tendangan bebas Toni Kroos yang kemudian disambut kepala Hummels yang memenangi duel dengan Raphael Varane. Gol tersebut juga adalah gol ketiga yang bersarang di gawang Hugo Lloris.
Pertandingan kemudian berjalan alot dimana kedua tim sama-sama bermain rapat di tengah dan tidak membiarkan ada celah di lini tersebut untuk tim lawan. Namun Prancis sempat mendapat peluang emas melalui kaki Valbuena yang bisa ditepis oleh Neuer. Bola rebound pun juga gagal dimanfaatkan Benzema.
Di menit 45 Prancis kembali membahayakan gawang Jerman. Benzema yang bergerak dari sisi kiri berhasil mencari celah ke kotak penalti Jerman akan tetapi tendangannya bisa diredam oleh Neuer.
Di babak kedua, Varane hampir membayar kesalahannya atas gol Hummels saat tandukannya di menit 60 mengarah tepat ke gawang Jerman. Namun Neuer berhasil menahan laju bola sundulan Varane.
Pelatih Didier Deschamps terus menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain menyerang di sisa menit yang ada. Menit 77, Neuer kembali beraksi untuk menggagalkan peluang dari Blaise Matuidi. Hingga laga usai, skor masih bertahan 1-0, dan dengan kemenangan ini Jerman berhak lolos ke babak Semi Final Piala Dunia 2014.

Jumat, Juni 27, 2014

Hasil Piala Dunia 2014 : Jerman Vs Amerika Serikat Skor 1-0

Hasil Piala Dunia 2014 : Jerman Vs Amerika Serikat Skor 1-0 Tadi Malam
iBerita.com – Hasil Piala Dunia 2014 : Jerman Vs Amerika Serikat Skor 1-0. Meski menderita kekalahan, tetapi Amerika Serikat tetap bahagia di akhir laga karena kedua tim baik Jerman maupun Amerika Serikat mendapat tiket ke babak 16 besar.
Grup G Piala Dunia 2014 menjadi salah satu grup menarik, dimana keempat tim yang bertarung memiliki pertaruhan dan peluang untuk lolos ke babak selannjutnya. Tetapi hasil Jerman Vs Amerika Serikat tadi malam menentukan segalanya.
Jerman mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 1-0 dan berhak mendapat status sebagai juara Grup G. Sementara di posisi runner-up, ada Amerika Serikat yang mendapatkan 4 poin, atau sama dengan Portugal tetapi memiliki selisih gol yang lebih baik. Portugal dan Ghana pun harus pulang.
Bisa ditebak, permainan antara Jerman Vs Amerika Serikat memang adu taktik antara pelatih dengan mantan asisten. Amerika Serikat menerapkan strategi bertahan yang cukup baik, dan menyulitkan para pemain Jerman untuk leluasa mengembangkan permainan.
Peluang untuk Tim Panser baru hadir di menit 20, ketika Muller mencoba melepas tembakan dari jarak cukup jauh. Tetapi Tim Howard sang pentolan AS yang berada dibawah mistar gawang sanggup menyelematkan gawangnya dengan sempurna. Peluang Ozil di menit 35, juga masih gagal dimanfaatkan karena masih bisa ditahan Howard serta barisan pertahanannya.
Babak pertama ditutup dengan skor 0-0.
Di babak kedua, akhirnya Jerman bisa menyarangkan gol ke gawang Amerika Serikat melalui top skor sementara mereka, Thomas Muller. Per Mertesacker menyundul bola yang mampu diblok oleh Howard, tetapi bola muntah berhasil dimanfaatkan oleh Muler dengan sepakan keras yagn mengarah ke pojok gawang.
Amerika Serikat mencoba balik memberi tekanan, tetapi tak cukup berarti untuk mengubah kedudukan karena hingga pertandingan berakhir skor 1-0 untuk Jerman tetap bertahan. Unggul selisih gol, Amerika berhak lolos ke babak 16 besar menyingkirkan Portugal dengan poin yang sama.

Selasa, Juni 17, 2014

Hasil Piala Dunia 2014 : Jerman Vs Portugal Skor Akhir 4-0

Hasil Piala Dunia 2014 : Jerman Vs Portugal Skor Akhir 4-0 Tadi Malam
iBerita.com - Hasil Piala Dunia 2014 : Jerman Vs Portugal Skor Akhir 4-0. Portugal menghadapi ujian berat di partai pertamanya putaran Final Piala Dunia 2014, yaitu Jerman. Beberapa pertemuan terakhir mereka, lebih berpihak pada Jerman.

Jerman langsung mengambil insiatif serangan sejak kick off babak pertama. Pertandingan semakin menarik karena Portugal juga tak tinggal diam. Mereka berusaha membalas dengan serangan cepat melalui Ronaldo. Sayang tendangan Almeida masih mudah diantisipasi Neuer.
Kembali, Mireles berhasil merebut bola dan memberikan umpan untuk Ronaldo. Pemain andalan Madrid itu melepaskan tendangan yang masih bisa dipatahkan kiper Portugal. Semenit kemudian, Sami Khedeira hampir saja membuka keunggulan untuk Jerman. Bola dari kiper di sisi kiri mengarah kepada Khedeira, dan langsung melepaskan tembakan yang masih melebar.
Awal petaka datang untuk Portugal. Gotze mencoba merangsek masuk ke kotak penalti dan dihalangi oleh Pereira. Tendangan titik putih yang diambil Mueller mengubah kedudukan menjadi 1-0 di menit 12.
Serangan-serangan yagn dibangun Jerman memang tampak  berbahaya hingga ment 15 ini. Meski begitu, Portugal masih tampak sabar membangun serangan. Menit ke-25, Nani mencoba melakukan tembakan dari luar kotak penalti yang masih sedikit melambung diatas mistar.
Jerman kembali mengancam. Sebuah umpan panjang yang disambut Mesut Ozil kemudian memberikan umpan tengah. Sayang tendangan hanya berbuah tendangan sudut. Tetapi dari tendangan sudut, Jerman berhasil menciptakan satu gol untuk menggandakan kedudukan berkat sundulan Matt Hummels.
Portugal berksempatan membalas melalui serangan balik Nani, tetapi umpan yang diberikan untuk Ronaldo masih belum menemui sasaran. Selanjutnya peluang Coentrao juga hanya berbuah tendangan sudut karena berhasil diblok pemain belakang Panzer. Derita Portugal semakin menjadi ketika di menit 37 Pepe diusir wasit karena melanggar Mueller.
Dan Jerman menyempurnakankemenangan di babak pertama dengan sebuah gol dari Thomas Mueller. Menerima umpan dari Toni Kroos, Mueller melakukan kontrol dan melakukan tendangan keras yang tak bisa diselamatkan sang kiper. Keunggulan 3-0 bagi Jerman bertahan hingga babak pertama berakhir.
Jerman kembali berpeluang mendapat tambahan gol melalui umpan Mesut Ozil yang diselesaikan Mueller. Kali ini Patricia berhasil menyelamatkan bola.
Di babak kedua, Jerman masih lebih menguasai dan Portugal sesekali mencoba melakukan serangan tetapi selalu kandas karena kokohnya barisan pertahanan yang digalang Boateng dkk. Peluang Jerman di menit 69 kembali gagal. Berawal dari serangan balik yang begitu cepat, Gotze menerima umpan dari sisi kanan dan melakukan tembakan yang berhasil diblok.
Meski tampil cukup baik di babak kedua, tetapi dengan gempuran terus menerus Portugal kembali kebobolan. Sernagan dari sisi kanan diakhiri dengan umpan silang yang coba ditangkap kiper namun tidak sempurna. Bola yang masih beradai di mulut gawang segera diteruskan oleh Mueller. Hat-trick pertama di Piala Dunia 2014. Kedudukan berubah menjadi 4-0 untuk keunggulan Jerman.
Cristiano Ronaldo sempat mengancam melalui tendangan tendangan bebas, tetapi hingga pertandingan berakhir keunggulan 4-0 untuk Jerman tetap bertahan.