Tampilkan postingan dengan label wantra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wantra. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Juli 13, 2019

WORKSHOP REVIEW KURIKULUM DAN PENGUATAN KARAKTER







Pengembangan sumber daya manusia diantisipasi dengan mereview kembali dokumen kurikulum sekolah setiap tahunnya. Hal ini dilaksanakan oleh SMP Dwijendra Denpasar dengan mengadakan workshop tentang review kurikulum dan penguatan pendidikan karakter, 12 sampai dengan 14 Juli 2019 bertempat di Aula lantai 1 Yayasan Dwijendra Denpasar.
Workshop ini dibuka oleh Kabid PSMP Kota Denpasar, Anak Agung Ketut Wiratama, didampingi nara sumber sekaligus pengawas SMP Dwijendra Denpasar, Dra. Ni Nyoman Kartiniasih, M.Pd dan juga dari Sekretaris Yayasan Dwijendra Denpasar, I Ketut Widia, M.Pd.
Hari pertama dan kedua diisi oleh pengawas sekolah tentang materi SOP dan Penguatan karakter. Sedangkan hari ketiga diisi oleh FKIP Universitas Dwijendra dengan materi pembelajaran berbasis IT dan penilaian otentik.

Rabu, November 25, 2015

Hari Guru 2015, Jokowi Cium Tangan dan Tunduk kepada Sang Guru

Jakarta Ada pemandangan yang tidak biasa dalam acara puncak perayaan Hari Guru Nasional (HGN) 2015 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (24/11/2015). Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan kejutan yang luar biasa dari orang-orang yang berjasa di dalam hidupnya.

Presiden Indonesia ke-7 tersebut tak menyangka akan bertemu dengan para guru yang telah mendidiknya sewaktu di bangku SMP dan SMA. Diantara belasan guru yang ditemui oleh Jokowi ada satu guru wanita yang duduk di kursi roda bernama Ibu Sutoto yang merupakan guru Aljabar Jokowi semasa sekolah di SMP Negeri 1 Solo.

Setelah menyelesaikan pidatonya, Jokowi pun langsung menemui Ibu Sutoto dan ia pun tak segan untuk membungkukan badan dan mencium tangan Ibu Sutoto yang telah mendidiknya.

Dalam pidatonya Jokowi pun sempat berujar bahwa ia tidak akan pernah melupakan jasa-jasa para guru yang telah mendidiknya hingga menjadi orang yang cerdas.

Penghargaan Satya Lencana Pendidikan diberikan oleh Jokowi kepada guru-guru berprestasi yang berasal dari seluruh Indonesia.
“Saya hargai tema tahun ini, guru mulia karena karya. Kemuliaan guru memang dari karya-karyanya. Saya adalah karya dari guru-guru saya,” ujar Jokowi. Mengambil tema ‘Guru Mulia karena Karya’ perayaan Hari Guru 2015 diharapkan bisa memotivasi seluruh tenaga pendidik supaya bisa terus bekerja untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik. Selamat Hari Guru Nasional!
Dikutip dari tulisan By Gadis Abdul on 25 Nov 2015 Bintang.com Foto oleh mr.wednesday

Senin, April 28, 2014

Latihan Pernapasan dan Konsentrasi untuk menghadapi UN 2014

Dalam isu UN SMP diundur yang beredar, karena masih adanya soal yang berisi tentang Joko Widodo, yang lebih populer dengan Jokowi, siswa-siswi kelas IX SMP Dwijendra mengadakan kegiatan refreshing otak dengan senam pernapasan dan latihan konsentrasi.
Tahap pertama diisi oleh Pak Wantra dengan senam pernapasan. Peserta diajak mengatur pernapasan sambil melakukan gerakan yoga bertempat di lantai III gedung Aula Yayasan Dwijendra Denpasar.
Pak Suwita mengisi tahap berikutnya dengan kegiatan konsentrasi dengan metode riang gembira (rigem), sepertinya mengingat warna tiap barisan sehingga tetap kompak dalam barisannya.
Setelah kegiatan itu, siswa akan diajak bersembahyang ke Pura Besakih, Senin 28 April 2014.