Tampilkan postingan dengan label tik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tik. Tampilkan semua postingan

Minggu, Oktober 29, 2017

KUIS KELAS VII : Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan


Menurut Wikipedia Indonesia, Hari raya Galungan dirayakan oleh umat Hindu setiap 210 hari, dengan menggunakan perhitungan kalender Bali yaitu pada hari Budha Kliwon Dungulan (Rabu Kliwon wuku Dungulan) sebagai hari kemenangan Dharma (kebenaran) melawan Adharma (kejahatan).


Rangkaian Hari Raya Galungan

Tumpek Wariga

Saniscara (Sabtu) Kliwon wuku Wariga disebut Tumpek Wariga, atau Tumpek Bubuh, atau Tumpek Pengatag, atau Tumpek Pengarah jatuh 25 hari sebelum Galungan.  Pada hari Tumpek Wariga Ista Dewata yang dipuja adalah Sang Hyang Sangkara sebagai Dewa Kemakmuran dan Keselamatan Tumbuh-tumbuhan. Adapun tradisi masyarakat untuk merayakannya adalahh dengan menghaturkan banten (sesaji) yang berupa Bubuh (bubur) Sumsum yang berwarna seperti:
  1.  Bubuh putih untuk umbi-umbian
  2. Bubuh bang untuk padang-padangan
  3. Bubuh gadang untuk bangsa pohon yang berkembangbiak secara generatif
  4. Bubuh kuning untuk bangsa pohon yang berkembangbiak secara vegetatif
Pada hari Tumpek Wariga ini semua pepohonan akan disirati tirta wangsuhpada/air suci yang dimohonkan di sebuah Pura/Merajan dan diberi banten berupa bubuh tadi disertai canang pesucian, sesayut tanem tuwuh dan diisi sasat. Setelah selesai kemudian pemilik pohon akan menggetok atau mengelus batang pohon sambil berucap sendiri (bermonolog):
“Dadong- Dadong I Pekak anak kija  I Pekak ye gelem I Pekak gelem apa dong? I Pekak gelem nged Nged, nged, nged”
Dialog di atas bermakna harapan si pemilik pohon agar nantinya pohon yang diupacarai dapat segera berbuah/menghasilkan, sehingga dapat digunakan untuk upacara hari raya Galungan. Peringatan hari ini merupakan wujud Cinta Kasih manusia terhadap tumbuh-tumbuhan.

Sugihan Jawa

Sugihan Jawa berasal dari 2 kata: Sugi dan Jawa. Sugi memiliki arti bersih, suci. Sedangkan Jawa berasal dari kata jaba yang artinya luar. Secara singkat pengertian Sugihan Jawa adalah hari sebagai pembersihan/penyucian segala sesuatu yang berada di luar diri manusia (Bhuana Agung). Pada hari ini umat melaksanakan upacara yang disebut Mererebu atau Mererebon. Upacara Ngerebon ini dilaksanakan dengan tujuan untuk nyomia/menetralisir segala sesuatu yang negatif yang berada pada Bhuana Agung disimbolkan dengan pembersihan Merajan, dan Rumah. Pada upacara Ngerebon ini, dilingkungan Sanggah Gede, Panti, Dadya, hingga Pura Kahyangan Tiga/Kahyangan Desa akan menghaturkan banten semampunya. Biasanya untuk wilayah pura akan membuat Guling Babi untuk haturan yang nantinya setelah selesai upacara dagingnya akan dibagikan kepada masyarakat sekitar. Sugihan Jawa dirayakan setiap hari Kamis Wage wuku Sungsang

Sugihan Bali

Sugihan Bali memiliki makna yaitu penyucian/pembersihan diri sendiri/Bhuana Alit (kata Bali=Wali=dalam). Tata cara pelaksanaannya adalah dengan cara mandi, melakukan pembersihan secara fisik, dan memohon Tirta Gocara kepada Sulinggih sebagai simbolis penyucian jiwa raga untuk menyongsong hari Galungan yang sudah semakin dekat. Sugihan Bali dirayakan setiap hari Jumat Kliwon wuku Sungsang

Hari Penyekeban

Hari Penyekeban ini memiliki makna filosofis untuk “nyekeb indriya” yang berarti mengekang diri agar tidak melakukan hal-hal yang tidak dibenarkan oleh agama.Hari Penyekeban ini dirayakan setiap Minggu Pahing wuku Dungulan.

Hari Penyajan

Penyajan berasal dari kata Saja yang dalam bahasa Bali artinya benar, serius. Hari penyajan ini memiliki filosofis untuk memantapkan diri untuk merayakan hari raya Galungan. Menurut kepercayaan, pada hari ini umat akan digoda oleh Sang Bhuta Dungulan untuk menguji sejauh mana tingkat pengendalian diri umat Hindu untuk melangkah lebih dekat lagi menuju Galungan. Hari ini dirayakan setiap Senin Pon wuku Dungulan.

Hari Penampahan

Hari Penampahan jatuh sehari sebelum Galungan, tepatnya pada hari Selasa Wage wuku Dungulan. Pada hari ini umat akan disibukkan dengan pembuatan [penjor] sebagai ungkapan syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa atas segala anugrah yang diterima selama ini, penjor ini dibuat dari batang bambu melengkung yang diisi hiasan sedemikian rupa. Selain membuat penjor umat juga menyembelih babi yang dagingnya akan digunakan sebagai pelengkap upacara, penyembelihan babi ini juga mengandung makna simbolis membunuh semua nafsu kebinatangan yang ada dalam diri manusia. Kepercayaan masyarakat Bali pada umumnya, pada hari Penampahan ini para leluhur akan mendatangi sanak keturunannya yang ada di dunia, karena itulah masyarakat juga membuat suguhan khusus yang terdiri atas nasi, lauk-pauk, jajanan, buah, kopi, air, lekesan (daun sirih dan pinang) atau rokok yang ditujukkan kepada leluhur yang "menyinggahi" mereka di rumahnya masing-masing.

Punjung atau Suguhan untuk para Leluhur

Hari Raya Galungan

Pagi hari umat telah memulai upacara untuk Galungan ini. Dimulai dari persembahyangan di rumah masing-masing hingga ke Pura sekitar lingkungan. Tradisi yang kerap kita jumpai pada Galungan adalah Tradisi “Pulang Kampung” , umat yang berasal dari daerah lain, seperti perantauan akan menyempatkan diri untuk sembahyang  ke daerah kelahirannya masing-masing.
Bagi umat yang memiliki anggota keluarga yang masih berstatus [Makingsan di Pertiwi] (mapendem/dikubur), maka umat tersebut wajib untuk membawakan banten ke kuburan dengan istilah Mamunjung ka Setra

Kuburan saat hari Raya Galungan
, banten tersebut terdiri atas punjung seperti telah disebutkan di atas, disertai tigasan/kain saperadeg (seadanya) dan air kumkuman (air bunga).

Persembahan pada saat Hari Raya Galungan


Hari Umanis Galungan

Pada umanis Galungan, umat akan melaksanakan persembahyangan dan dilanjutkan dengan Dharma Santi dan saling mengunjungi sanak saudara atau tempat rekreasi.
Anak-anak akan melakukan tradisi ngelawang pada hari ini. Ngelawang adalah sebuah tradisi, di mana anak-anak akan menarikan barong disertai gambelan dari pintu rumah penduduk satu ke yang lainnya (lawang ke lawang), penduduk yang mempunyai rumah tersebut kemudian akan keluar dari rumah sambil membawa canang dan sesari/uang, penduduk percaya bahwa dengan tarian barong ini dapat mengusir segala aura negatif dan mendatangkan aura positif. Umanis Galungan jatuh pada hari Kamis Umanis wuku Dungulan

Hari Pemaridan Guru

Kata Pemaridan Guru berasal dari kata Marid dan Guru.Memarid sama artinya dengan ngelungsur/nyurud (memohon) , dan Guru tiada lain adalah Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Dapat diartikan bahwa hari ini adalah hari untuk nyurud/ngelungsur waranugraha dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Siwa Guru. Dirayakan pada Sabtu Pon wuku Galungan.

Ulihan

Ulihan artinya pulang/kembali. Dalam konteks ini yang dimaksud adalah hari kembalinya para dewata-dewati/leluhur ke kahyangan dengan meninggalkan berkat dan anugrah panjang umur. Dirayakan pada Minggu Wage wuku Kuningan

Hari Pemacekan Agung

Kata pemacekan berasal dari kata pacek  yang artinya tekek  (Bhs Bali.) atau tegar. Makna pemacekan agung ini adalah sebagai simbol keteguhan iman umat manusia atas segala godaan selama perayaan hari Galungan. Dirayakan pada Senin Kliwon wuku Kuningan.

Hari Kuningan

Hari Suci Kuningan dirayakan umat dengan cara memasang tamiang,kolem, dan endong.Tamiang adalah simbol senjata Dewa Wisnu karena menyerupai Cakra, Kolem adalah simbol senjata Dewa Mahadewa, sedangkan Endong tersebut adalah simbol kantong perbekalan yang dipakai oleh Para Dewata dan Leluhur kita saat berperang melawan adharma. Tamiang kolem dipasang pada semua palinggih, bale, dan pelangkiran,  sedangkan endong dipasang hanya pada palinggih dan pelangkiran.
Tumpeng  pada banten yang biasanya berwarna putih diganti dengan tumpeng berwarna kuning yang dibuat dari nasi yang dicampur  dengan kunyit yang telah dicacah dan direbus bersama minyak kelapa dan daun pandan harum.
Keunikan hari raya Kuningan selain penggunaan warna kuning adalah yaitu persembahyangan harus sudah selesai sebelum jam 12 siang (tengai tepet), sebab persembahan dan persembahyangan setelah jam 12 siang hanya akan diterima Bhuta dan Kala karena para Dewata semuanya telah kembali ke Kahyangan. Hal ini sebenarnya mengandung nilai disiplin waktu dan kemampuan untuk memanajemen waktu. Warna kuning yang identik dengan hari raya Kuningan memiliki makna kebahagiaan,keberhasilan, dan kesejahtraan.

Hari Pegat Wakan

Hari ini adalah runtutan terakhir dari perayaan Galungan dan Kuningan. Dilaksanakan dengan cara melakukan persembahyangan, dan mencabut penjor yang telah dibuat pada hari Penampahan. Penjor tersebut dibakar dan abunya ditanam di pekarangan rumah. Pegat Wakan jatuh pada hari Rabu Kliwon wuku Pahang, sebulan setelah galungan.

Begitulah rangkaian Perayaan Galungan di Bali, khususnya yang dilaksanakan umat Hindhu Dharma. Pada saat perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan sekolah meliburkan siswa-siswi selama dua minggu. Nah selama libur ini tidak semua kegiatan pembelajaran ditiadakan, seperti mapel TIK SMP Dwijendra Denpasar juga memberikan tugas berupa  online untuk diikuti Siswa Kelas VII seperti dibawah ini.


Senin, September 18, 2017

KUIS KELAS VII DASAR KOMPUTER

Bagi siswa kelas VII SMP Dwijendra Denpasar Tahun Pelajaran 2017/2018 dipersilakan untuk mengikuti kuis ini untuk mengukur tingkat kemampuan dasar dan hardware komputer. Kuis ini supaya diikuti paling terakhir tanggal 24 September 2017.


Kamis, Maret 23, 2017

Tugas TIK , Kreativitas Siswa melalui Teknologi Informasi #tugaspakbuda

Bagi siswa kelas VII SMP Dwijendra Denpasar mendapat tugas selama liburan Nyepi, Galungan dan Kuningan yaitu membuat Kreativitas Siswa melalui Teknologi Informasi. Tugas bisa berupa :
a. Poster/kartu ucapan selamat hari raya
b. Video dengan durasi maksimal 3 menit. Tema ucapan hari raya dan promosi sekolah
c. PowerPoint/Slide tentang hari raya

Tugas dikumpulkan mulai 27 Maret 2017 sampai dengan 20 April 2017, dengan nama file kelas_nama seperti 7a_reksa dan #tugaspakbuda melalui (pilih salah satu):
a. email : budayasa.ketut@gmail.com
b. line : budayasaketut dengan #tugaspakbuda
c. instagram :mr.buda_van_kayan dengan #tugaspakbuda
d. WA : 08123661712 dengan #tugaspakbuda

Semangat dan Selamat Hari Raya bagi semuanya.
Berikut ini Kumpulan Tugas yang Sudah masuk.



Rabu, Februari 11, 2015

Soal Praktek TIK 2015


Persiapan ujian praktek kelas sembilan tahun 2015 sudah mendekati detik-detik pelaksanaan. Oleh karena itu perlu disiapkan sedini mungkin supaya mencapai hasil yang maksimal. Berikut ini contoh soal ujian praktek TIK SMP supaya bisa dijadikan latihan.
Contoh soal ini terbagi dari tiga jenis yaitu :

Silakan contoh soal itu di download dan dilatih supaya hasilnya baik.

Minggu, September 28, 2014

NILAI TIK TES TENGAH SEMESTER GANJIL 2014


Proses penilaian tahun pelajaran 2014/2015 sudah memasuki tengah semester. Kegiatan ini diikuti oleh SMP Dwijendra Denpasar dengan mengadakan Tes Tengah Semester dari Senin sampai dengan Jumat, 22 sampai dengan 26 September 2014. Kegiatan ini juga akan dilanjutkan dengan Persami Pramuka.
Berikut ini nilai Tes Tengah Semester untuk pelajaran TIK.

Minggu, Maret 09, 2014

Contoh Soal Ujian Praktek TIK 2014

Sebagai persiapkan ujian praktek mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dibawah ini berikan beberapa materi untuk dipelajari sebagai berikut :
http://pay4shares.com/?share=80462
http://pay4shares.com/?share=80462

http://pay4shares.com/?share=80462

Selamat mencoba, semoga sukses.




Senin, Desember 02, 2013

Tes Sumatif Semester Ganjil 2013

Sejak Rabu, 27 Nopember 2013, siswa SMP Dwijendra bersama dengan siswa SMP se-Kota Denpasar mengikuti Ulangan Umum Bersama Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2013/2014. Untuk tahun ini terasa berbeda karena diberlakukannya Kurikulum 2013 untuk siswa Kelas VII.
Ulangan Umum Bersama ini berlangsung tiga hari dengan enam bidang studi yaitu, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, IPA, PPKn dan IPS. Setelah itu dilanjutkan dengan Ulangan Sekolah untuk mata pelajaran Penjaskes, TIK, Seni Budaya, Agama dan Budi Pekerti, Bahasa Bali serta Prakarya/PTD. Ulangan sekolah ini berakhir Selasa, 3 Desember 2013.
Rabu dan Kamis diadakan pengambilan Nilai Ekstrakurikuler. Nilai Ekstra supaya dikumpul Hari Sabtu, 7 Desember 2013.
Berikut ini daftar kelas IX yang belum mengumpulkan Tugas ditandai oleh kolom yang kosong.
Daftar siswa yang belum mengumpulkan tugas ditandai dengan  warna putih.

Rabu, Agustus 14, 2013

KUIS ISIAN TIK: PENGERTIAN INTERNET/INTRANET

Bedah UN , bedah UN, bedah UN lagi dan bedah UN lagi. Begitu kiranya yang terjadi pada sistem pembelajaran kita di Sekolah. Yang menjadi masalah adalah baru saja kita mulai "kurikulum" untuk tahun pelajaran ini, jadwal sudah harus bentrok dengan jadwal bedah UN lewat radio 107.7 FM itu.
Sekolah itu adalah institusi formal, seperti penjelasan dari Wikipedia : "Sekolah adalah sebuah lembaga yang dirancang untuk pengajaran siswa / murid di bawah pengawasan guru. Sebagian besar negara memiliki sistem pendidikan formal, yang umumnya wajib". Jadi sekolah itu memiliki "kurikulum" nasional yang harus diikuti, dengan boleh penambahan sesuai dengan persyaratan bukan sebuah lembaga yang bisa kita atur sendiri karena sekolah kita bersifat umum nasional.
Untuk menyiasati terbuangnya waktu belajar efektif disekolah maka banyak kiat-kiat kita yang dilakukan seperti pemberian tugas atau lewat internet seperti ini. Karena ini masih bersifat gratisan, maka saya ingatkan siswa supaya selalu membuat komentar sebagai tanda siswa telah melakukan tugas ini dan mendapat nilai.
Format penulisan komentar sebagai berikut :
kelas-no absen-nama baru nilaimu contohnya : 9a-05-Arya 90


Jumat, Mei 17, 2013

MUNGKIN INI PENYEBAB TIK DIHAPUSKAN PADA KURIKULUM 2013

Selama hampir sepuluh tahun, dinas dan lembaga pendidikan terutama sekolah saling berpacu untuk melengkapi peralatan teknologi informasi mereka masing-masing baik secara mandiri ataupun dalam bentuk bantuan. Begitu juga dengan Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar yang selalu meng-update peralatan teknologi di kantor dan laboratorium komputer yang diganyang-ganyangkan sebagai yang terbaru dan terlengkap. Sehingga promosi sebagai lembaga pendidikan fasilitas komputer dan internet 24 jam-nya, hanya berlaku pada saat tertentu saja.
Hal ini dibuktikan oleh kelas VII dan VIII SMP Dwijendra yang pelajaran TIK-nya dalam waktu akhir semester genap 2013 menyisakan dua pertemuan setelah fokus perhatian semua tertuju pada persiapan dan pelaksanaan UN kelas IX-nya, malah lab komputernya tidak bisa dipakai. Dengan alasan persiapan ukg yang pelaksanaanya masih dua minggu lagi. Lagi-lagi siswa SMP jadi korban, maka dari itu kepada orang tua siswa dimohon maklum adanya karena siswa minta uang lebih kalau harus belajar dengan menyewa komputer dan internet diluar sekolah.
Mungkin karena alasan seperti itulah menyebabkan pelajaran TIK dihapuskan atau kata manisnya diintegrasikan ke dalam masing-masing pelajaran. Siswa harus pergi ke warnet untuk belajar komputer yang tentu tanpa didampingi tutor yang bertanggung jawab secara moral. Hal yang sama siswa lakukan untuk pelajaran yang lain karena ditugaskan mencari bahan tugas diinternet. Syukur kalau siswa dapat menunjukkan dan belajar dengan positif. Lalu kalau ada siswa yang melakukan hal-hal yang negatif, yang bertanggung jawab siapa? Haruskan pendidikan lagi yang disalahkan kalau budi pekerti  siswa menurun seperti dasar pemikiran pelaksanaaa kurikulum 2013?
Technorati Tags: , , , , , ,

Kamis, Februari 23, 2012

SOAL UJIAN PRAKTEK TIK 2012

Kepada seluruh siswa kelas IX 2011/2012 diumumkan bahwa Ujian Praktek dilaksanakan mulai 27 Pebruari 2012 s/d 2 Maret 2012. Anak-anak diharapkan menggunakan Nomor Peserta yang dibuat dari kertas karton ukuran 10 x 10 cm dengan menuliskan 3 digit angka pokok. Contoh: No ujian kamu 01-023-001-8, maka cukup ditulis 001.
Materi Ujian Praktek TIK adalah :
1. Microsoft Word 2007 untuk membuat naskah kolom koran dengan pengaturan kertas, clipart dan Word Art.
2. Microsoft Excel 2007 untuk membuat contoh nota dengan penggunaan formula(rumus) dan function.
Untuk lebih lengkap dapat dilihat di mailing kelas9smpdj2011@yahoogroups.com . Bagi yang sudah menjadi groups, bagi yang belum silakan bergabung.
Bagi yang belum bergabung bisa download disini dan disini