Tampilkan postingan dengan label tirtayatra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tirtayatra. Tampilkan semua postingan

Selasa, Desember 22, 2015

Tirtayatra ke Pura Alas Purwo dan Gunung Arjuno

Dalam mengisi libur akhir semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016, SMP Dwijendra Denpasar mengajak guru dan pegawainya melaksanakan tirtayatra dari tanggal 14 sampai 17 Desember 2015.
Adapun tujuan tirtayatra hari pertama adalah Pura Luhur Gili Salako di Alas Purwo. Rombongan berangkat dari Denpasar jam 04.30 dengan dua bus menuju Gilimanuk. Pukul tujuh pagi rombongan tiba di Pura Rambut Siwi dan peserta berkesempatan mohon tirta supaya selamat sampai tujuan.
Setelah itu rombongan berangkat lagi dan sampai di Pelabuhan Gilimanuk jam 9 pagi dan langsung menyebrang ke Ketapang Banyuwangi.
Perjalanan sekarang menuju Pura Blambangan untuk menghaturkan persembahyangan dan berganti bus dengan lokal transport. Inilah yang paling berkesan.
Rombongan akhirnya tiba di Pura Alas Purwo pukul 1 siang waktu Denpasar. Setelah menghaturkan persembahyangan dan mendengarkan cerita asal muasal Pura Luhur Gili Salako dari Pemangku setempat, rombongan diperkenankan melihat satu wilayah yang belum dibangun tapi dipercaya sebagai tempat yang sakral selain pura yang sudah ada. Pada saat ini banyak rombongan merasa aura mistis sangat kuat.

Rabu, Juni 03, 2015

Tirtayatra ke Pulau Menjangan

Tirtayatra adalah perjalanan suci yang dilakukan umat Hindu untuk memberikan sembah bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi dalam wujud beliau sebagai pelindung umat sedharma. Hal ini dilakukan keluarga besar SMP Dwijendra Denpasar dalam mengisi akhir semester genap dengan menuju Pulau Menjangan, Bali Barat.
Dalam tirtayatra ini dilakukan persembahyangan di Pura Klenting Sari dengam urutan persembahyangan sebanyak 6 kali sebelum puncak di luhur. Mulai dari Beji, Hyang Ireng, Dewi Kwam Im, Wantilan, Pelinggih Erlangga dan Warmadewa, Ganesha dan Dewi Parwati serta terakhir Pura Luhur.
Hambatan yang ditemui adalah konsumsi karena belum adanya penjual makanan di terminal penyeberangan sehingga banyak yang kelaparan.

Selasa, April 14, 2015

Tirtayatra ke Pura Besakih

Karya tawur tabuh gentuh di Pura Besakih pada Purnama Kedasa untuk tahun 2015 kembali dilaksanakan seperti tahun sebelumnya.
Untuk melaksanakan kegiatan dharma agama di sekolah, SMP Dwijendra Denpasar mengadakan maturan/tirtayatra ke Pura Besakih   pada hari Selasa, 14 April 2015. Sebanyak 993 siswa tercatat sebagai peserta tirtayatra tersebut yang terbagi dalam 23 bus.
Perjalanan dan persmbahyangan di Pura Besakih berjalan dengan lancar. Dan semoga melalui tirtayatra siswa dan guru SMP Dwijendra Denpasar diberikan sinar suci dalam hal belajar dan pengajaran sehingga bisa membuat insan yang cerdas dan terampil.
Namun disamping kelancaran tersebut terdapat sedikit perlakuan tidak mengenakkan yang dilakukan sopir yaitu tidak mau menunggu sampai rombongan lengkap di dalam bus. Hal ini sampai mengakibatkan beberapa anggota rombongan  terutama dari panitia yang tertinggal karena mereka harus mengkoordinasikan semua anggota lengkap. Melihat itu kami mohon para sopir bus seperti dari po maibus dan gb bali supaya lebih bersabar. Bagi pimpinan PO tersebut supaya mengawasi bawahannya.

Senin, Desember 08, 2014

Tirtayatra ke Pura Gunung Salak

Laskar SMP DJ di Pura Jagat Karta, Gunung Salak, Bogor
 Guna meningkatkan rasa spiritual dan memohon keselamatan guru dan pegawai serta kesuksesan SMP Dwijendra Denpasar, maka menutup semester ganjil tahun ajaran 2014/2015 melakukan tirtayatra ke Pura Jagatkarta Gunung Salak, Bogor, Bandung.
Jumlah rombongan tirtayatra adalah 54 orang dengan mempercayakan acara ini pada Bali Daksina Wisata Tour. Rombongan berangkat pada hari Jumat, 5 Desember 2014, jam 6 pagi langsung menuju Bandung menggunakan pesawat Citilink. Setibanya di Bandung, rombongan diajak melihat pemandangan di Tangkuban Perahu. Namun pada saat tersebut cuaca hujan sehingga indahnya pemandangan kawah Tangkuban Perahu tidak terlihat. Mengakhiri hari pertama tour , rombongan diajak wisata belanja di Cihampelas, sebelum menginap di Fave Hotel Bandung.
Hari kedua perjalanan difokuskan Tirta Yatra ke Pura Jagat Karta Gunung Salak, Bogor. Perjalanan dari Bandung ke Gunung Salak ditempuh selama lima jam. Tepat pukul dua belas siang, rombongan sudah tiba di Pura Jagatkarta dan waktu melakukan persembahyangan dibarengi dengan turunnya hujan. Semoga turunnya hujan ini membawa berkah bagi kita semua.
Hal yang sangat menarik adalah saat nglungsur makan siang di Pura Gunung Salak, karena selama tour ini makanan di Gunung Salak yang benar-benar dinikmati oleh rombongan(berdasarkan laporan beberapa peserta). Setelah dari Pura, perjalanan dilajutkan ke Jakarta.
Hari Ketiga sebelum pulang , rombongan diajak wisata belanja ITC Mangga Dua. Dan akhirnya rombongan berangkat ke Bali pukul 16.40 waktu Jakarta. Rombongan tiba di Bali pukul 20.00.