Tampilkan postingan dengan label hut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hut. Tampilkan semua postingan

Senin, Agustus 13, 2018

73 TAHUN INDONESIA MERDEKA

Tak terasa sudah bulan Agustus 2018, ini artinya kita akan kembali menyambut dan memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia, bangsa kita yang tercinta.
Kegiatan-kegiatan persiapan dan penyambutan sudah terlihat dimana-mana. Seperti halnya di SMP Dwijendra Denpasar pada Jumat tanggal 10 Agustus 2018 sudah dilaksanakan menghias kelas dengan nuansa tujuh belasan.
Kelas VIII-H menghias kelas

Kegiatan selanjutnya akan melakukan kirab bendera pada hari rabu, 15 Agustus 2018 dan Kamis, 16 Agustus 2018 mengadakan parade budaya serta terakhir upacara bendera pada tanggal 17 Agustus 2018.

Senin, November 27, 2017

Hari Guru Tahun 2017




 


Hari PGRI dan Hari Guru Tahun 2017 di Yayasan Dwijendra Denpasar diperingati dengan melaksanakan upacara bendera. Pada saat itu juga diserahkan beberapa penghargaan atas prestasi dan dedikasi yang telah diperoleh oleh guru selama satu tahun. 
Untuk unit SMP juga diberikan penghargaan pada guru pavorit pilihan siswa yaitu Pak Komang Indra Sukma Amijaya dan Ibu Sri Puspita Novayanti. 


Selasa, Agustus 15, 2017

Kembali kirab bendera merah putih memacetkan jalan

Keluarga besar Yayasan Dwijendra Denpasar tahun 2017 kembali menyemarakkan peringatan Hut Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72 tahun dengan mengadakan kirab bendera merah putih.
Kirab yang diikuti lebih dari tiga ribu orang ini mengikuti route dari jalan kamboja belok kanan ke jalan surapati menuju lapangan puputan badung. Tidak pelak iringan-iringan ini menjadi tontonan warga dan memacetkan jalan di pusat kota Denpasar.
Kirab ini juga diisi dengan atraksi perang puputan badung dari siswa SMP serta tarian bhinneka tunggal ika dari SMA yang dipentaskan didepan Makodam IX Udayana. Tampak beberapa pejabat makodam, wakil walikota Denpasar Bpk Jayanegara beserta Sekda Kota Denpasar, Bpk Rai Iswara turut menyaksikan atraksi tersebut.

Jumat, Agustus 14, 2015

SMP Dwijendra kembali dipercaya menampilkan senam pramuka

Peringatan hari jadi provinsi Bali ke 57 tahun 2015 sekaligus hari Pramuka dilaksanakan apel bendera di lapangan puputan renon, Jumat 14 Agustus 2015. Gubernur Bali, Mangku Pastika, langsung sebagai inspektur upacara.
Apel diikuti pimpinan dan pegawai seluruh SKPD dibawah pemerintahan provinsi Bali. Setelah upacara utama dilaksanakan acara tambahan yaitu dari pramuka dan pemenang atas lomba-lomba yang diadakan pemprop Bali.
Penampilan pramuka diisi dengan senam pramuka yang dikombinasikan dengan senam bendera. Sebanyak 250 siswa menyajikan gerakan senam pramuka dengan semangat walau dibawah terik matahari. Salam pramuka.

Rabu, Januari 28, 2015

Dirgahayu Yayasan Dwijendra Denpasar Ke-62 Tahun 2015




Puncak peringatan Hari Jadi Yayasan Dwijendra Denpasar ke-62, 28 Januari 2015 diisi dengan Apel yang direncanakan dilapangan terbentur hujan sehingga dibawa masuk ke ruangan aula lantai 3. Siswa yang tidak dapat menyaksikan acara tersebut karena terbatasnya tempat diharap maklum.
Acara ini diisi dengan pemotongan tumpeng, pemberian hadiah kepada para juara dan penyampian tanda penghargaan bagi guru berprestasi. Selanjutnya acara akan dilanjutkan dengan hiburan pada malam harinya bertempat di Arda Candra Art Centre Denpasar.
Hiburan yang akan ditampilkan adalah kreasi seni sendratari Jayaprana dan Layon Sari binaan Pak Arif dan Bu Mudiari. Acara Puncak akan diisi band asal Yogyakarta yaitu Sheila On Seven. Selamat menikmati!

Jumat, Januari 16, 2015

Lomba Tari Bali


 

Serangkaian kegiatan HUT Yayaysan Dwijendra Denpasar ke 62 Tahun 2015, banyak kegiatan dilakukan salah satunya yang masih mencerminkan Dwijendra adalah Lomba Tari Bali.
Lomba ini melombakan tiga jenis tarian yaitu Tari Condong, Tari Truna Jaya dan Tari Jauk Keras. Ketiga tarian ini dilombakan dalam dua kategori yaitu A untuk siswa SD dan kategori B untuk siswa SMP.
Lomba ini diikuti seratusan penari cilik dari berbagai sanggar dan sekolah seputaran Kota Denpasar. Kegiatan yang diadakan selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 10 dan 11 Januari 2015 bertempat di Aula lantai tiga gedung Yayasan Dwijendra Denpasar.
Sebagai sekolah yang terkenal dengan agama dan kesenian sangat tidak elok dalam lomba tari ini tidak menggunakan gamelan langsung. Ini supaya menjadi perhatian para pemegang kebijakan di yayasan  yang berlokasi di Jalan Kamboja Denpasar ini.\
Selamat berulang tahun, semoga jalan panjang perjuanganmu tidak tergusur oleh derasnya arus modernisasi.

Senin, Desember 01, 2014

Lomba Yoga Asanas dan Lomba Yel-yel Membuka Peringatan HUT Yayasan di Unit SMP



Peringatan HUT Yayasan Dwijendra Denpasar yang ke 62, tahun 2015, sudah mulai dilakukan oleh unit-unit dilingkungan Yayasan Dwijendra Denpasar. Salah satunya dari unit SMP Dwijendra dengan menggelar lomba Yoga Asanas dan lomba Yel-yel. Kedua lomba ini di laksanakan Senin, 1 Desember 2014.
Yoga Asanas yang merupakan kegiatan wajib di luar struktur kurikulum bagi semua siswa dilombakan mulai jam 6 pagi bertempat di lantai III aula Yayasan Dwijendra Denpasar. Juri untuk kategori ini adalah Bapak Wantra, dan Bu Maryani, untuk semua kelas dengan perwakilan 10 siswa pa/pi.
Sedangkan Pak Astawa, Pak Sutarma dan Bu Suliantari menjadi juri lomba Yel-yel dengan mengikutsertakan siswa kelas VII dan VIII. Bertempat di lapangan Basket sebelah selatan. Untuk tema lomba yel-yel adalah kecintaan pada almamater dan anti aids/hiv karena bertepatan dengan peringatan hari aids sedunia, 1 Desember 2014.

Senin, Agustus 18, 2014

Gerak Jalan Pramuka Kelas VII SMP DJ


Masih dengan semangat Pramuka dan Kebangsaan 17 Agustus, siswa SMP Dwijendra Kelas VII mengadakan lomba gerak jalan indah dengan berpakaian Pramuka sejauh 4 kilometer.
Gerak Jalan Pramuka ini dilepas oleh Kepala Kwartir Pramuka Provinsi Bali, Bapak Ketut Wija, dengan menempuh route dari Jalan Kamboja ke selatan, Hayam Wuruk ke timur, Nusa Indah ke utara, WR Supratman ke barat dan kembali ke Kamboja serta finish di depan Yayasan Dwijendra Denpasar. Gerak Jalan ini diikuti oleh 22 team yang terdiri dari 11 team putra dan 11 team putri yang masing-masing beranggotakan 17 orang.
Dalam sambutan pelepasan gerak jalan indah ini, Pak Wija mengharapkan agar setiap gerak langkah kita selalui diikuti dengan rasa dan semangat pramuka dan jiwa kecintaan pada tanah air Indonesia. Setelah melepas gerak jalan ini, Pak Wija meninggalkan tempat untuk juga melihat kegiatan-kegiatan Pramuka di tempat lain.
Juri dalam kegiatan ini dipercayakan pada mahasiswa FKIP Penjas IKIP PGRI Bali yang sedang mengadakan Praktek Kerja Lapangan.
Rangkaian peringatan HUT RI ke 69 diadakan Upacara Bendera 17 Agustus 2014 di Lapangan Yayasan Dwijendra Denpasar dengan Pembina Upacara Bapak Ketua Yayasan, Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum.

Selasa, Januari 28, 2014

Janji Gubernur Bali dalam HUT Ke-61 Yayasan Dwijendra Denpasar 2014


"Aula Yayasan Dwijendra yang belum selesai akan segera selesai", begitulah janji Bapak Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, mengawali sambutan beliau dalam perayaan HUT ke-61 Yayasan Dwijendra Denpasar, Selasa 28 Januari 2014. Bapak Gubernur memberikan apresiasi atas prestasi yang diperoleh seluruh stock holder Yayasan Dwijendra setahun ini. Oleh karena itu beliau menitipkan satu orang anak angkatnya yaitu Ni Ketut Rahayuni untuk dididik dan dibina di SMP Dwijendra Denpasar.

Minggu, Januari 26, 2014

Jalan Sehat HUT ke-61 Yayasan Dwijendra Denpasar


Memperingati HUT ke-61 Yayasan Dwijendra Denpasar, diadakan Jalan Sehat pada Hari Minggu, 26 Januari 2014 dengan melibatkan seluruh keluarga besar Yayasan Dwijendra dan siswa-siswa sekolah SD, SMP, dan  SMA/SMK se-Kota Denpasar. 

Jalan Sehat ini dibuka oleh Walikota Denpasar, Bapak Ida Bagus Rai Wijaya Mantra didampingi Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar, Bapak Drs. MS. Chandra Jaya, M.Hum. Jalan Sehat ini menempuh rute dari Jalan Kamboja, jalan Surapati, jalan Veteran, Jalan Hayam Wuruk dan kembali ke jalan Kamboja.

Menurut Wikipedia, Jalan kaki adalah olah raga yang murah, aman dan sangat menyenangkan bila dilakukan bersama-sama teman, pasangan atau keluarga. Dan jangan pernah menganggap remeh jalan kaki, karena tidak sedikit manfaat yang bisa kita dapatkan dari "sekadar" berjalan-jalan.
Pada dasarnya, aktivitas fisik yang dilakukan secara kontinyu dan dalam waktu yangg panjang dapat melatih kesegaran jasmani seseorang, termasuk berjalan kaki. Selain melatih kesegaran jasmani, oksigen yang dihirup dan diedarkan akan melancarkan sirkulasi darah. Efeknya, kondisi tubuh tak cepat lelah dan lebih cepat mengembalikan tubuh pada kondisi normal, serta mengurangi stres atau depresi.

Selain gratis dan menyehatkan, masih banyak manfaat lain yang tidak pernah Anda duga dengan melakukan jalan kaki secara rutin.
Geoff Nicholson dalam bukunya, Lost Art of Walking, memuji manfaat besar yang didapatkan dari berjalan kaki. Selain baik bagi kesehatan fisik, psikologi dan manfaat sosial, aktivitas yang sederhana itu juga bisa mengubah hidup Anda.
Meningkatkan Kesehatan. Dari sisi kesehatan, berjalan kaki adalah salah satu kunci untuk mengelola berat badan, mengontrol tekanan darah dan mengurangi risiko stroke, kanker payudara, diabetes dan segudang penyakit lain. Berjalan cepat setiap hari bisa memperpanjang umur Anda, menutunkan risiko depresi dan meningkatkan mood maupun perasaan bahagia. Menurut Beth Israel Medical Centre, rumah sakit yang berafiliasi dengan Harvard, berjalan kaki menurunkan kadar total kolesterol dan meningkatkan high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik.
Menjaga Kebugaran Mental. Dari sisi psikologis, berjalan kaki memberikan kesempatan untuk menjernihkan pikiran, memecahkan masalah dan mengurangi stres. Jika Anda gemar dengan kegiatan-kegiatan yang membutuhkan relaksasi, berjalan kaki juga bisa menjadi sarana meditasi.
Menjalin Ikatan Sosial. Berjalan kaki bersama teman atau rekan Anda bisa semakin memperat hubungan. Mengatur waktu untuk “kencan” dengan pasangan Anda atau teman dengan berjalan kaki dan memanfaatkan waktu yang tersedia untuk saling berbincang tanpa terganggu.
Menjelajahi Lingkungan Sekitar. Cara terbaik untuk menikmati keindahan dan keajaiban tersembunyi dalam kota-kota besar di dunia, seperti New York, Paris atau Roma, adalah dengan berjalan kaki. Berjalan kaki mengasah ketajaman panca indra dan memungkinkan Anda menikmati kedekatan dengan lingkungan di sekeliling Anda. Menurut Geoff, penyair William Wordsworth berlayar mengelilingi tujuh keajaiban dunia sepanjang hidupnya. Konon William merasa senang dengan fakta sederhana, yaitu “berjalan kaki adalah undangan dari kejutan.”

Di bawah ini adalah beberapa tip agar Anda merasa senang saat berjalan kaki:
  • Carilah teman, dan tentukan jadwal rutin setiap minggu di waktu yang sama.
  • Berjalanlah bersama anjing peliharaan Anda.
  • Pilihlah lokasi yang memiliki pemandangan indah dan mudah diakses.
  • Mulailah dengan berjalan santai, kemudian tingkatkan langkah dan kecepatannya.
  • Pilihlah juga lokasi yang menanjak.
  • Jangan lupa sedia payung sebelum hujan.


Jumat, November 22, 2013

Ngelawar, Nyanggra Piodalan Ring Pura Padmasana Dwijendra


Piodalan di Pura Padmasana Dwijendra Denpasar jatuh setiap Purnama Kalima. Tahun 2013 ini jatuh pada Minggu, 17 Nopember 2013 bertepatan dengan Kajeng kliwon.
Sesuai dengan pembagian tugas pennyanggra, tahun ini di empon oleh SMA. Sehari sebelumnya diadakan kegiatan lomba Gebogan bagi siswa dan Ngelawar bagi Guru. Tampak dalam gambar, Pak Wantra sebagai master of lawar SMP, sedang membuat persiapan adonan lawar. Beliau didampingi oleh Pak Surya dan Pak Dharma sebagai asisten.

Jumat, Agustus 16, 2013

Hut NKRI Tahun 2013

 "Mari Kita Jaga Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Kita Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat"

Sabtu, Januari 19, 2013

Lomba Lagu Pop : SMP Juara 1 dan 2

Ketangguhan para guru-guru SMP dalam menyanyi ternyata masih kuat. Terbukti dengan direbutnya posisi Juara 1 Putra oleh Pak Rangkuman dan Juara 2 Putri oleh Bu Gung Puspa. Selamat kepada mereka berdua.



Lomba Tarik Tambang: SMP Juara II

Team Putra SMP Dwijendra kembali harus mengakui kehebatan dari team tarik tambang yayasan dan satpam yang memperoleh juara 1. Team SMP diperkuat oleh Pak Suwita, Pak Yoga, Pak Arik, Pak Surya, Pak Eka, Pak Indra, Pak Bingin, Pak Darma, Pak Widia dan kelian Pak Sujana.
Nasib yang sama juga dialami oleh team putri SMP harus mengakui kekalahan dari team putri SMA. Team putri didukung oleh Bu Indra, Bu Rumiasih, Bu Desak Puri, Bu Subrata, Bu Seni, Bu Sumandewi, Bu Desak Krisna, Bu Dayu widnyani, Bu Suminiasihdan klian Bu Dayu Astuti.

Senin, Agustus 08, 2011

Bangun dari tidur... MERDEKA

Salam Merdeka!
Kepada Semua Civitas Akademika SMP Dwijendra Denpasar.
Hidup Merdeka, Hidup Free, Hidup Bebas!!!!

Kamis, Januari 15, 2009

SILAT DWIJENDRA CUP 2009

Dalam rangka HUT ke-56 Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar, tahun ini kembali digelar Kejuaraan Silat Dwijendra Cup V. Kejuaraan Silat ini dibuka oleh Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Mantra, di GOR Ngurah Rai Denpasar sealigus membuka Aneka Lomba HUT ke-56 Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar. Selama 3 hari para peserta memperebutkan Juara Umum Dwijendra Cup untuk tingkat SD, SMP dan SMA.
Hasil final SMP Dwijendra Denpasar berhasil mempertahankan Juara Umum dengan 6 emas, 3 perak dan 6 perunggu. Sedang di tingkat SMA, SMA Dwijendra sebagai Juara Umum dan dari tingkat SD keluar sebagai Juara Umum adalah SD 29 Dangin Puri.

Jumat, Agustus 01, 2008

MET ULTAH BAPAK IDA BAGUS GDE WIYANA, KETUA YAYASAN DWIJENDRA

Hari Jumat, 1 Agustus 2008 keluarga besar Yayasan Dwijendra bergembira karena Bapak Ketua Yayasan Dwijendra Pusat merayakan Hari Ulang Tahun.
Kami semua berharap semoga Bapak Ketua selalu sehat dan berbahagia bersama keluarga.

Sabtu, Maret 01, 2008

Lomba Kebersihan dan Pemungutan Sampah


Serangkaian Hut Kodya Denpasar, pada hari Jumat 22 Pebruari 2008 diadakan lomba kebersihan dengan kriteria kebersamaan, kerapian dan terbanyak hasil mungut sampah. Anak-anak walaupun hujan berebutan memungut sampah. Tampak Ibu Bintang Puspayoga didampingi Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kota Denpasar, Bapak Lanang Jelantik sedang memberikan penghargaan kepada siswa SMP Dwijendra Denpasar.

Kamis, Februari 28, 2008

Membuat Canang Sari


Siswa putri Kelas VII dan VIII SMP DWijendra Denpasar tidak mau kalah dengan siswa putra. Mereka ikut lomba membuat Canang Sari. Tampak Siswi Kelas VII sedang persiapan membuat canang sari. Lomba ini diikuti oleh siswi-siswi yang tidak mendapat tugas mewakili kelasnya dalam lomba mekidung.