Bagi Yang Berminat

Selasa, Agustus 18, 2015

Peringatan HUT RI ke 70 di SMP Dwijendra

Beberapa kegiatan dilakukan guna memeriahkan peringatan dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia ke 70 tahun 2015. Seperti di SMP Dwijendra Denpasar diadakan lomba sepeda hias dan gerak jalan pramuka secara spontanitas.
Walaupun lapangan dan gedung yayasan dwijendra dipergunakan oleh universitas untuk acara yudisium fakultas hukum, namun semangat siswa kelas vii luar biasa. Kelas viii dan ix sebagai supporter juga antusias memberikan semangat walau sedikit mengeluhkan tidak adanya kantin yang buka.

Jumat, Agustus 14, 2015

SMP Dwijendra kembali dipercaya menampilkan senam pramuka

Peringatan hari jadi provinsi Bali ke 57 tahun 2015 sekaligus hari Pramuka dilaksanakan apel bendera di lapangan puputan renon, Jumat 14 Agustus 2015. Gubernur Bali, Mangku Pastika, langsung sebagai inspektur upacara.
Apel diikuti pimpinan dan pegawai seluruh SKPD dibawah pemerintahan provinsi Bali. Setelah upacara utama dilaksanakan acara tambahan yaitu dari pramuka dan pemenang atas lomba-lomba yang diadakan pemprop Bali.
Penampilan pramuka diisi dengan senam pramuka yang dikombinasikan dengan senam bendera. Sebanyak 250 siswa menyajikan gerakan senam pramuka dengan semangat walau dibawah terik matahari. Salam pramuka.

Senin, Agustus 03, 2015

Karena bangun RKB, SMP Dwijendra masuk siang

Rencana pembangunan ruang kelas baru (RKB) dari Yayasan Dwijendra membuat siswa SMP seluruhnya masuk siang hari.
Rencana pembangunan ini diperkirakan selama delapan bulan. Ruang kelas baru ini menggunakan lokasi gedung lama sehingga waktu pengerjaan akan semakin lama.
Selama kegiatan tersebut praktis gedung yang dapat digunakan hanya gedung SMA. Sehingga pengaturan untuk kelas SMP sebagai berikut :Gedung barat sampai Padmasana untuk kelas 8, Gedung sebelah utara Perpustakaan untuk kelas 9, dan Gedung utara bagian timur sampai lantai 3 untuk kelas 7.

Rabu, Juli 29, 2015

UN 2016 dilaksanakan tiga tahap

Okezone: JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menyelenggarakan tiga ujian nasional (UN) di tahun 2016. Rencana tiga tahapan UN tahun depan tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Totok Suprayitno.

Totok pada rapat koordinasi Mendikbud dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala LPMP, dan Kepala P4TK seluruh Indonesia mengatakan, UN 2016 akan dilaksanakan dengan tiga ujian. UN pertama, merupakan ujian perbaikan bagi peserta UN tahun 2015 yang belum memenuhi standar kompetensi lulusan (SKL) pada satu atau lebih mata pelajaran, dan berkeinginan memperbaikinya. UN kedua, merupakan ujian utama tahun 2016 dengan kisi-kisi baru, dan UN ketiga, merupakan perbaikan bagi peserta UN tahun 2016.

Totok menyebutkan tanggal-tanggal penting untuk pelaksanaan ketiga UN 2016 tersebut. UN pertama yang dijadwalkan adalah UN perbaikan 2015 yang akan dilaksanakan pada 22 Februari 2016. Untuk UN utama 2016 akan dilaksanakan mulai 4 April, dan UN perbaikan tahun 2016 akan dilaksanakan awal Juni atau September.

Untuk materi ujian, kata Totok, disesuaikan dengan jenis soal UN. Di mana UN perbaikan tahun 2015 materi ujiannya sesuai dengan kisi-kisi UN 2015. Untuk UN utama 2016 materi ujiannya ada tiga, yaitu irisan kurikulum KTSP dan K13, kisi-kisi UN yang dikeluarkan BSNP (bersifat makro), dan sesuai dengan ketuntasan kurikulum.

“Sedangkan untuk UN perbaikan 2016, materinya sama dengan UN utama 2016,” tutur Totok dikutip Okezone, Selasa (14/7/2015) dari laman Kemendiknas.

UN Berbasis Komputer

Dari sisi pelaksanaan, Totok menjelaskan, UN perbaikan 2015 akan dilakukan dengan berbasis komputer. Ujian akan dilaksanakan di SMA/SMK di domisili siswa saat ini dan siswa dapat mendaftar secara online ke dinas provinsi.

Untuk UN utama di 2016 akan dilaksanakan di sekolah masing-masing dengan berbasis kertas dan komputer. Sedangkan untuk UN perbaikan 2016, mekanismenya sama dengan UN perbaikan 2015, yaitu berbasis komputer dan pendaftaran dilakukan secara online di dinas provinsi.

Sekolah Dilarang Menahan Ijazah Siswa

 sekolah-dilarang-menahan-ijazah-siswa


JogjaPortal.com - Keberadaan ijazah kini sangat penting untuk dapat digunakan sebagai syarat mencari pekerjaan atau melanjutkan pendidikan berikutnya. Bisa dikatakan ijazah merupakan kartu masuk jenjang berikutnya untuk dapat melanjutkan pendidikan maupun kerja yang lebih baik. Namun, bila ijazah di tahan oleh pihak sekolah apa jadinya pemilik ijazah tersebut untuk bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Hal tersebut langsung ditegaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon  Progo, Sumarsono. Pihaknya meminta untuk kepada pihak sekolah agar tidak menahan ijazah kelulusan siswa. Ijazah sangat penting bagi para siswa untuk melanjutkan jenjang yang lebih tinggi lagi. Sekolah tidak perlu menahan ijazah karena sekolah mulai ditanggung oleh dinas.
“Jadi nanti akan terselesaikan pada dana BOS. Semua siswa lulus dan bisa mengambil ijazahnya”, ujar Sumarsono, Kamis (21/5/2015).
Sekolah-sekolah kini telah mendapatkan dana BOS yang berfungsi sebagai dana operasional siswa sewaktu menempuh pendidikan di sekolah. Bukan hanya dana BOS yang diterima oleh siswa. Dana beasiswa siswa yang kurang mampu akan diberikan kepada pemerintah kepada siswa yang dinilai tidak mampu untuk menempuh pendidikan di sekolah. Pihak dari sekolah tidak di izinkan untuk sewenang-wenang menahan ijazah karena alasan administrasi.
Namun, hal tersebut terbanding terbalik pada sekolah-sekolah swasta di Kabupaten Kulon Progo. Pihak sekolah menahan ijazah siswanya karena belum melunasi administrasi sekolah. Bila dilihat dari bantuan BOS, sekolah swasta juga ikut mendapatkan bantuan BOS dan bantuan beasiswa bagi siswa yang kurang mampu. Alasan pihak sekolah swasta yang memilih menahan ijazah siswa antara lain karena belum melunasi uang gedung, uang non spp dan biaya lain-lain.
Pendidikan di Indonesia sangat memprihatinkan apabila masih melihat pihak sekolah yang sewenang-wenang menahan ijazah siswa yang seharusnya ijazah tersebut bisa diambil. Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo harus dapat mengatasi ini semua karena apabila dibiarkan begitu saja akan mengancam masa depan generasi muda.

Sumber : http://jogjaportal.com/sekolah-dilarang-menahan-ijazah-siswa/
Tanggal terbit : Friday, 22 May 2015. Reporter :

Minggu, Juli 26, 2015

Pembukaan MOS 2015 di Lumintang

Pembukaan Masa Orientasi Siswa (MOS) Kota Denpasar tahun 2015 yang semula direncanakan di Lapangan Puputan Badung diubah ke Lapanngan Lumintang. Sehingga bagi siswa baru SMP Dwijendra terutama Kelompok A diharapkan maklum adanya serta supaya jam 06.00 pagi sudah berada di Lapangan Lumintang.
Setelah acara pembukaan siswa kelompok A yang mengikuti upacara pembukaan diperbolehkan langsung dijemput di Lapangan Lumintang. Sedangkan untuk besoknya mengikuti MOS sesuai jadwal.

Jumat, Juni 19, 2015

Lulusan SMP harus cermat tentukan pilihan.

Lulusan SMP diharapkan cermat dalam menentukan SMA negeri di Denpasar yang akan dijadikan pilihan untuk melanjutkan pendidikan. Pasalnya pada proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2015-2016 ini, mereka hanya diperbolehkan memilih tiga dari delapan SMA negeri yang ada.
Demikian berita harian Bali Pos hari ini, Jumat 19 Juni 2015

Jumat, Juni 12, 2015

Pengumuman kelulusan 2015

Rabu, 10 Juni 2015 menjadi satu lagi momen menentukan dalam perjalanan SMP Dwijendra Denpasar. Karena pada hari tersebut diumumkan kepada siswa kelas IX sebanyak 348 siswa dengan prosentase kelulusan 100%.
Selanjutnya siswa kelas yang sudah lulus masuk hari Senin, 15 Juni 2015 untuk mendapatkan informasi selanjutnya.
Sampai saat ini baru bisa dikabarkan tentang penerimaan peserta didik lewat jalur prestasi dan siswa miskin dari SMA Negeri 5 Denpasar yaitu mulai 15 s/d 17 Juni 2015 di sekolah yang dituju. Jadwal dapat dilihat pada foto dibawah.
Selanjutnya untuk surat keterangan lulus (SKL) dapat diambil mulai Senin 15 Juni 2015.