Bagi Yang Berminat

Senin, Desember 08, 2014

Tirtayatra ke Pura Gunung Salak

Laskar SMP DJ di Pura Jagat Karta, Gunung Salak, Bogor
 Guna meningkatkan rasa spiritual dan memohon keselamatan guru dan pegawai serta kesuksesan SMP Dwijendra Denpasar, maka menutup semester ganjil tahun ajaran 2014/2015 melakukan tirtayatra ke Pura Jagatkarta Gunung Salak, Bogor, Bandung.
Jumlah rombongan tirtayatra adalah 54 orang dengan mempercayakan acara ini pada Bali Daksina Wisata Tour. Rombongan berangkat pada hari Jumat, 5 Desember 2014, jam 6 pagi langsung menuju Bandung menggunakan pesawat Citilink. Setibanya di Bandung, rombongan diajak melihat pemandangan di Tangkuban Perahu. Namun pada saat tersebut cuaca hujan sehingga indahnya pemandangan kawah Tangkuban Perahu tidak terlihat. Mengakhiri hari pertama tour , rombongan diajak wisata belanja di Cihampelas, sebelum menginap di Fave Hotel Bandung.
Hari kedua perjalanan difokuskan Tirta Yatra ke Pura Jagat Karta Gunung Salak, Bogor. Perjalanan dari Bandung ke Gunung Salak ditempuh selama lima jam. Tepat pukul dua belas siang, rombongan sudah tiba di Pura Jagatkarta dan waktu melakukan persembahyangan dibarengi dengan turunnya hujan. Semoga turunnya hujan ini membawa berkah bagi kita semua.
Hal yang sangat menarik adalah saat nglungsur makan siang di Pura Gunung Salak, karena selama tour ini makanan di Gunung Salak yang benar-benar dinikmati oleh rombongan(berdasarkan laporan beberapa peserta). Setelah dari Pura, perjalanan dilajutkan ke Jakarta.
Hari Ketiga sebelum pulang , rombongan diajak wisata belanja ITC Mangga Dua. Dan akhirnya rombongan berangkat ke Bali pukul 16.40 waktu Jakarta. Rombongan tiba di Bali pukul 20.00.

Kamis, Desember 04, 2014

Lomba Membuat Canang dan Klakat



 
Lomba membuat klatkat dan canang sari yang diikuti oleh seluruh siswa n siswi SMP Dwijendra Denpasar dalam rangka HUT Yayasan Dwijendra ke 62.. @ Ade Dharma FB

Senin, Desember 01, 2014

Lomba Yoga Asanas dan Lomba Yel-yel Membuka Peringatan HUT Yayasan di Unit SMP



Peringatan HUT Yayasan Dwijendra Denpasar yang ke 62, tahun 2015, sudah mulai dilakukan oleh unit-unit dilingkungan Yayasan Dwijendra Denpasar. Salah satunya dari unit SMP Dwijendra dengan menggelar lomba Yoga Asanas dan lomba Yel-yel. Kedua lomba ini di laksanakan Senin, 1 Desember 2014.
Yoga Asanas yang merupakan kegiatan wajib di luar struktur kurikulum bagi semua siswa dilombakan mulai jam 6 pagi bertempat di lantai III aula Yayasan Dwijendra Denpasar. Juri untuk kategori ini adalah Bapak Wantra, dan Bu Maryani, untuk semua kelas dengan perwakilan 10 siswa pa/pi.
Sedangkan Pak Astawa, Pak Sutarma dan Bu Suliantari menjadi juri lomba Yel-yel dengan mengikutsertakan siswa kelas VII dan VIII. Bertempat di lapangan Basket sebelah selatan. Untuk tema lomba yel-yel adalah kecintaan pada almamater dan anti aids/hiv karena bertepatan dengan peringatan hari aids sedunia, 1 Desember 2014.

Sabtu, November 29, 2014

Peringatan Hari AIDS Sedunia, 1 Desember 2014

  HAS 2014
Peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS): 'Cegah dan Lindungi Diri, Keluarga dan Masyarakat dari HIV-AIDS dalam rangka Perlindungan HAM'
Peringatan HAS yang jatuh pada tanggal 1 Desember setiap tahunnya ini merupakan momentum penting bagi semua sektor yang bekerja di bidang penanggulangan HIV dan AIDS sebagai pernyataan komitmen terhadap epidemi HIV dan evaluasi terhadap upaya penanggulangan yang telah dilakukan. Di Indonesia, peringatan HAS telah secara berkala dilaksanakan dan dipimpin secara bergantian oleh anggota KPAN yang mana tercantum dalam Perpres No. 75/2006 dengan berdasarkan penunjukan dari Bapak Menkokesra selaku Ketua KPA Nasional.
Tahun 2013, Menkokesra selaku Ketua KPAN telah menunjuk Indonesian Business Coalition on AIDS (IBCA) sebagai Ketua Pelaksana Peringatan HAS 2013 yang mengangkat tema ‘Cegah HIV-AIDS! Lindungi Pekerja, Keluarga dan Bangsa’ guna mendorong upaya pencegahan HIV & AIDS di lingkungan kerja, serta melindungi kesehatan keluarga menuju kesejahteraan bangsa, perlindungan terhadap hak untuk mendapatkan akses, serta menciptakan lingkungan yang kondusif, bebas stigma & diskriminasi.
Acara Puncak Peringatan HAS 2013 diselenggarakan di Balai Samudra pada hari Selasa, 3 Desember 2013 dan dihadiri oleh sekitar 1000 orang peserta serta dipimpin oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Bapak Muhaimin Iskandar. Kegiatan berupa penandatanganan kesepakatan dan komitmen perusahaan swasta untuk terlibat di dalam upaya penanggulangan HIV dan AIDS, khususnya terkait akses VCT dan layanan HIV di perusahaan yang diwakili oleh 10 perusahaan dan peluncuran program ‘VCT at Work’.
Untuk tahun 2014, Menkokesra menunjuk Kementerian Hukum dan HAM RI sebagai Sektor Utama Pelaksana Peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) 2014, baik di tingkat nasional maupun di daerah.
Tema besar HAS tahun 2014 adalah ‘Cegah dan lindungi diri, keluarga dan masyarakat dari HIV-AIDS dalam rangka perlindungan HAM’ dan beberapa pilihan sub-tema, yaitu (1) Pencegahan penularan baru HIV & AIDS terhadap diri, keluarga dan masyarakat; (2) Perlindungan HAM bagi ODHA dari stigma dan diskriminasi melalui lingkungan yang kondusif dengan optimalisasi Komunikasi Informasi Edukasi; (3) Peningkatan Program Penanggulangan HIV&AIDS secara Komprehensif dan Berkesinambungan di lingkungan Kementerian Hukum Dan HAM RI.
Di tingkat nasional, telah terbentuk kepanitiaan nasional yang melibatkan perwakilan dari berbagai unsur pemerintah terkait, non-pemerintah/civil society, maupun sektor swasta melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM tentang Pembentukan Panitia Nasional Peringatan Hari AIDS Sedunia tahun 2014, No. M.HH-04.UM.05.02 tahun 2014. 
sumber:http://www.arc-atmajaya.org/berita/artikel/245-tema-hari-aids-sedunia-2014

ULANGAN AKHIR SEMESTER

 
Sebagai penutup semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015 ini dilaksanakan ulangan akhir semester yang dimulai Senin, 24 Nopember 2014 dan berakhir Sabtu, 29 Nopember 2014. Dalam ulangan akhir semester ini, juga berlagsung peringatan Hari Guru dan HUT PGRI, 25 Nopember 2014. Hal ini menyebabkan jadwal pada hari tersebut diundur ke Sabtu.
Mata pelajaran yang diujikan sekolah dibarengi dengan mata pelajaran yang diuji bersama MKKS Kota Denpasar, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA.
Absensi siswa selama pelaksanaan ulangan akhir ini terdapat satu siswa yang tidak bisa mengikuti ulangan secara keseluruhan. Sedangkan siswa lainnya absen pada hari tertentu saja.

Senin, November 24, 2014

Hari Rajin Menabung Bank BNI di SMP Dwijendra Denpasar

 
Dalam rangka hari rajin menabung dari CSR BNI Renon bertempat di SMP Dwijendra Denpasar memberikan bantuan siswa kepada sepuluh siswa tidak mampu dari kelas VII dan VIII. Sepuluh siswa ini terpilih mewakili kelas masing-masing dan tercatat sebagai pemohon bantuan beasiswa.
Beasiswa yang diberikan Pak Agung, CSR Bank BNI Renon didampingi oleh Pak Ketua Yayasan Dwijendra, Bapak Chandra Jaya, besarnya masing-masing satu juta rupiah yang langsung ditransfer ke rekening Bank BNI Taplus Anak yang sudah dibuat terlebih dahulu. Rekening ini termasuk dalam kerjasama SMP Dwijendra dengan Bank BNI dalam rangka pembayaran pendidikan (SPP) secara autodebet.

Selasa, Oktober 28, 2014

Soal Kuis Online Ketiga


Persiapan tes semester ganjil semakin mendekat, salah satu caranya adalah dengana melakukan pelatihan dengan soal-soal.
Berikut ini soal-soal yang kemungkinan akan keluar pada uulangan semesteran.


Kabinet Kerja Presiden Jokowi-Yusuf Kalla

Joko Widodo Gruppenfoto Kabinett nach der Vereidigung 27.10.2014
Jakarta - Kabinet Kerja di bawah pimpinan Presiden Jokowi dilantik hari ini. Presiden Jokowi meminta dress code batik untuk pelantikan menterinya. Tercatat sepanjang sejarah, baru kali ini pelantikan kabinet menteri memakai dress code batik.

Menurut penelusuran detikcom, sejak era Presiden pertama, Soekarno, pelantikan kabinet selalu mengenakan pakaian formal yaitu setelan kemeja, celana, jas dan dasi. Hal ini tampak dalam foto dokumentasi Kabinet Presidensial, kabinet pertama di bawah Presiden Soekarno yang dilantik setelah Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945.

Dalam foto dokumentasi Kabinet Presidensial itu, Presiden Soekarno tampak memakai baju safari putih yang menjadi ciri khasnya, begitu juga Wapres M Hatta. Ada yang mengenakan kemeja biasa dan berdasi, ada pula yang memadukan kemeja, jas plus celana pendek.

Sedangkan untuk Kabinet Pembangunan di bawah Presiden Soeharto, para menteri yang dilantik memakai setelan jas untuk menteri pria, sedangkan menteri perempuan memakai kebaya, kain dan tatanan rambut bersanggul. Dress code ini tidak berubah kendati presiden telah berganti ke BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri hingga Susilo Bambang Yudhoyono.

Gebrakan tak biasa tentang dress code ini dilakukan Presiden Jokowi. Sejak hari kedua dia dilantik menjadi presiden, Jokowi menerima tamu pemimpin negara asing seperti PM Singapura Lee Hsien Loong dan PM Malaysia Najib Razak, dengan mengenakan kemeja putih polos. Tanpa setelan jas. Sedangkan malamnya, Presiden Jokowi menerima kepala negara PM Australia Tony Abbott dan Menlu AS John Kerry, mengenakan batik lengan panjang.

Dress code baju putih ini juga wajib saat Presiden Jokowi mengumumkan dan memperkenalkan menteri-menterinya. Tak cuma baju putih, lengan kemeja putih itu juga dilinting.

"Itu permintaan Pak Jokowi, agar menteri bekerja sesuai dengan presidennya. Simboliknya, baju putih lengan digulung," kata mantan Deputi Tim Transisi Andi Widjajanto di halaman Istana Negara, Jakarta, Minggu (26/10/2014).

"Bahwa ini adalah kabinet kerja, pakaian yang dipakai menunjukan simbolik," tambah Andi.

Sedangkan untuk pelantikan kabinet pagi ini, Presiden Jokowi meminta para menterinya mengenakan batik. Hingga siang ini, menjelang pelantikan, para menterui memakai batik lengan panjang, celana panjang, plus peci. Sedangkan menteri perempuan juga memakai blus batik, namun ada juga yang mengenakan kebaya dan kain seperti Susi Pudjiastuti.