Bagi Yang Berminat

Rabu, Januari 28, 2015

Dirgahayu Yayasan Dwijendra Denpasar Ke-62 Tahun 2015




Puncak peringatan Hari Jadi Yayasan Dwijendra Denpasar ke-62, 28 Januari 2015 diisi dengan Apel yang direncanakan dilapangan terbentur hujan sehingga dibawa masuk ke ruangan aula lantai 3. Siswa yang tidak dapat menyaksikan acara tersebut karena terbatasnya tempat diharap maklum.
Acara ini diisi dengan pemotongan tumpeng, pemberian hadiah kepada para juara dan penyampian tanda penghargaan bagi guru berprestasi. Selanjutnya acara akan dilanjutkan dengan hiburan pada malam harinya bertempat di Arda Candra Art Centre Denpasar.
Hiburan yang akan ditampilkan adalah kreasi seni sendratari Jayaprana dan Layon Sari binaan Pak Arif dan Bu Mudiari. Acara Puncak akan diisi band asal Yogyakarta yaitu Sheila On Seven. Selamat menikmati!

Minggu, Januari 18, 2015

DWIJENDRA SCOUTS COMPETITION 2015







Kelompok Pramuka Krisna-Radha SMP Dwijendra Denpasar menyelenggarakan Dwijendra Scouts Competition 2015, Minggu 18 Januari 2015. Ajang ini melombakan tiga kategori yaitu LKBB dengan tongkat, Senam Pramuka dan Ketrampilan membuat tandu.
Kegiatan yang dibuka Ketua Kwartir Pramuka Kota Denpasar yang diwakili oleh Kak Sonny Sanjaya diikuti oleh 12 sekolah Dasar se-Kota Denpasar.

Jumat, Januari 16, 2015

Lomba Tari Bali


 

Serangkaian kegiatan HUT Yayaysan Dwijendra Denpasar ke 62 Tahun 2015, banyak kegiatan dilakukan salah satunya yang masih mencerminkan Dwijendra adalah Lomba Tari Bali.
Lomba ini melombakan tiga jenis tarian yaitu Tari Condong, Tari Truna Jaya dan Tari Jauk Keras. Ketiga tarian ini dilombakan dalam dua kategori yaitu A untuk siswa SD dan kategori B untuk siswa SMP.
Lomba ini diikuti seratusan penari cilik dari berbagai sanggar dan sekolah seputaran Kota Denpasar. Kegiatan yang diadakan selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 10 dan 11 Januari 2015 bertempat di Aula lantai tiga gedung Yayasan Dwijendra Denpasar.
Sebagai sekolah yang terkenal dengan agama dan kesenian sangat tidak elok dalam lomba tari ini tidak menggunakan gamelan langsung. Ini supaya menjadi perhatian para pemegang kebijakan di yayasan  yang berlokasi di Jalan Kamboja Denpasar ini.\
Selamat berulang tahun, semoga jalan panjang perjuanganmu tidak tergusur oleh derasnya arus modernisasi.

Selasa, Desember 30, 2014

GANECHA SMP DJ PADA DENPASAR FESTIVAL VII 2014


Ajang tahunan Denpasar Festival 2014 bertema Dharma Cipta Mahabudaya resmi dibuka oleh Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Pembukaan acara yang berlangsung 28-31 Desember 2014 di titil nol kilometer Denpasar itu ditandai dengan penyerahan beras kuning (sukaruka) dari wali kota kepada salah seorang penari topeng dan penandatangan prasasti‎ Titi Banda.
Sebanyak 1.000 orang penari topeng tradisi dan modern yang mencerminkan karakter orang Denpasar sebagai kota urbanisasi, dan gong kebyar juga ditampilkan. ‎Kegiatan ini juga dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Ngurah Gde Puspayoga, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Bupati Buleleng Putu Agus Suradyana.
Menurut Ketua Panitia‎ Denfest 2014 Anak Agung Oka Suweca, tema kegiatan tahun ini untuk memuliakan kreativitas sebagai seni murni yaitu perwujudan keindahan sebagai persembahan kepada keagungan Sang Pencipta di alam raya dan kegirangan manusia.
"Denfest ini sebagai penanda pengabdian dan kemampuan Denpasar dalam mewujudkan dimensi keseimbangan kreativitas tradisi dan modernitas yang kuncinya meningkatkan kemakmuran rakyat di segala bidang," tuturnya, Sabtu (28/12).
Peserta parade topeng diikuti oleh sekolah-sekolah di seputaran Kota Denpasar dan Sanggar-sanggar seni. Salah satu sekolah yang berpartisipasi adalah SMP Dwijendra Denpasar. Sekolah swasta ini menampilkan kreasi topeng berjudul "Ganecha", menceritakan bagaimana Ganesha mengalahkan lawan-lawannya dengan taring yang telah patah. Penampilan SMP Dwijendra menjadi salah satu yang ditunggu para penonton Denpasar Festival.
Lebih lanjut dijelaskan, ajang tahunan ini merupakan bagian dari perwujudan Denpasar yang mampu menjalankan modernitas dan tradisi dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. Dia mengatakan kendati perubahan zaman terjadi, tetapi Denpasar mampu merangkul bersama tradisi sehingga tercipta kreativitas yang layak dinikmati.(Dari Bisnis.Com).

Senin, Desember 08, 2014

Tirtayatra ke Pura Gunung Salak

Laskar SMP DJ di Pura Jagat Karta, Gunung Salak, Bogor
 Guna meningkatkan rasa spiritual dan memohon keselamatan guru dan pegawai serta kesuksesan SMP Dwijendra Denpasar, maka menutup semester ganjil tahun ajaran 2014/2015 melakukan tirtayatra ke Pura Jagatkarta Gunung Salak, Bogor, Bandung.
Jumlah rombongan tirtayatra adalah 54 orang dengan mempercayakan acara ini pada Bali Daksina Wisata Tour. Rombongan berangkat pada hari Jumat, 5 Desember 2014, jam 6 pagi langsung menuju Bandung menggunakan pesawat Citilink. Setibanya di Bandung, rombongan diajak melihat pemandangan di Tangkuban Perahu. Namun pada saat tersebut cuaca hujan sehingga indahnya pemandangan kawah Tangkuban Perahu tidak terlihat. Mengakhiri hari pertama tour , rombongan diajak wisata belanja di Cihampelas, sebelum menginap di Fave Hotel Bandung.
Hari kedua perjalanan difokuskan Tirta Yatra ke Pura Jagat Karta Gunung Salak, Bogor. Perjalanan dari Bandung ke Gunung Salak ditempuh selama lima jam. Tepat pukul dua belas siang, rombongan sudah tiba di Pura Jagatkarta dan waktu melakukan persembahyangan dibarengi dengan turunnya hujan. Semoga turunnya hujan ini membawa berkah bagi kita semua.
Hal yang sangat menarik adalah saat nglungsur makan siang di Pura Gunung Salak, karena selama tour ini makanan di Gunung Salak yang benar-benar dinikmati oleh rombongan(berdasarkan laporan beberapa peserta). Setelah dari Pura, perjalanan dilajutkan ke Jakarta.
Hari Ketiga sebelum pulang , rombongan diajak wisata belanja ITC Mangga Dua. Dan akhirnya rombongan berangkat ke Bali pukul 16.40 waktu Jakarta. Rombongan tiba di Bali pukul 20.00.

Kamis, Desember 04, 2014

Lomba Membuat Canang dan Klakat



 
Lomba membuat klatkat dan canang sari yang diikuti oleh seluruh siswa n siswi SMP Dwijendra Denpasar dalam rangka HUT Yayasan Dwijendra ke 62.. @ Ade Dharma FB

Senin, Desember 01, 2014

Lomba Yoga Asanas dan Lomba Yel-yel Membuka Peringatan HUT Yayasan di Unit SMP



Peringatan HUT Yayasan Dwijendra Denpasar yang ke 62, tahun 2015, sudah mulai dilakukan oleh unit-unit dilingkungan Yayasan Dwijendra Denpasar. Salah satunya dari unit SMP Dwijendra dengan menggelar lomba Yoga Asanas dan lomba Yel-yel. Kedua lomba ini di laksanakan Senin, 1 Desember 2014.
Yoga Asanas yang merupakan kegiatan wajib di luar struktur kurikulum bagi semua siswa dilombakan mulai jam 6 pagi bertempat di lantai III aula Yayasan Dwijendra Denpasar. Juri untuk kategori ini adalah Bapak Wantra, dan Bu Maryani, untuk semua kelas dengan perwakilan 10 siswa pa/pi.
Sedangkan Pak Astawa, Pak Sutarma dan Bu Suliantari menjadi juri lomba Yel-yel dengan mengikutsertakan siswa kelas VII dan VIII. Bertempat di lapangan Basket sebelah selatan. Untuk tema lomba yel-yel adalah kecintaan pada almamater dan anti aids/hiv karena bertepatan dengan peringatan hari aids sedunia, 1 Desember 2014.

Sabtu, November 29, 2014

Peringatan Hari AIDS Sedunia, 1 Desember 2014

  HAS 2014
Peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS): 'Cegah dan Lindungi Diri, Keluarga dan Masyarakat dari HIV-AIDS dalam rangka Perlindungan HAM'
Peringatan HAS yang jatuh pada tanggal 1 Desember setiap tahunnya ini merupakan momentum penting bagi semua sektor yang bekerja di bidang penanggulangan HIV dan AIDS sebagai pernyataan komitmen terhadap epidemi HIV dan evaluasi terhadap upaya penanggulangan yang telah dilakukan. Di Indonesia, peringatan HAS telah secara berkala dilaksanakan dan dipimpin secara bergantian oleh anggota KPAN yang mana tercantum dalam Perpres No. 75/2006 dengan berdasarkan penunjukan dari Bapak Menkokesra selaku Ketua KPA Nasional.
Tahun 2013, Menkokesra selaku Ketua KPAN telah menunjuk Indonesian Business Coalition on AIDS (IBCA) sebagai Ketua Pelaksana Peringatan HAS 2013 yang mengangkat tema ‘Cegah HIV-AIDS! Lindungi Pekerja, Keluarga dan Bangsa’ guna mendorong upaya pencegahan HIV & AIDS di lingkungan kerja, serta melindungi kesehatan keluarga menuju kesejahteraan bangsa, perlindungan terhadap hak untuk mendapatkan akses, serta menciptakan lingkungan yang kondusif, bebas stigma & diskriminasi.
Acara Puncak Peringatan HAS 2013 diselenggarakan di Balai Samudra pada hari Selasa, 3 Desember 2013 dan dihadiri oleh sekitar 1000 orang peserta serta dipimpin oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Bapak Muhaimin Iskandar. Kegiatan berupa penandatanganan kesepakatan dan komitmen perusahaan swasta untuk terlibat di dalam upaya penanggulangan HIV dan AIDS, khususnya terkait akses VCT dan layanan HIV di perusahaan yang diwakili oleh 10 perusahaan dan peluncuran program ‘VCT at Work’.
Untuk tahun 2014, Menkokesra menunjuk Kementerian Hukum dan HAM RI sebagai Sektor Utama Pelaksana Peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) 2014, baik di tingkat nasional maupun di daerah.
Tema besar HAS tahun 2014 adalah ‘Cegah dan lindungi diri, keluarga dan masyarakat dari HIV-AIDS dalam rangka perlindungan HAM’ dan beberapa pilihan sub-tema, yaitu (1) Pencegahan penularan baru HIV & AIDS terhadap diri, keluarga dan masyarakat; (2) Perlindungan HAM bagi ODHA dari stigma dan diskriminasi melalui lingkungan yang kondusif dengan optimalisasi Komunikasi Informasi Edukasi; (3) Peningkatan Program Penanggulangan HIV&AIDS secara Komprehensif dan Berkesinambungan di lingkungan Kementerian Hukum Dan HAM RI.
Di tingkat nasional, telah terbentuk kepanitiaan nasional yang melibatkan perwakilan dari berbagai unsur pemerintah terkait, non-pemerintah/civil society, maupun sektor swasta melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM tentang Pembentukan Panitia Nasional Peringatan Hari AIDS Sedunia tahun 2014, No. M.HH-04.UM.05.02 tahun 2014. 
sumber:http://www.arc-atmajaya.org/berita/artikel/245-tema-hari-aids-sedunia-2014